Presiden Prabowo: Jangan Digrogoti dan Dikorupsi untuk Perkaya Diri

bukti.id
Presiden RI Prabowo Subianto saat memberi kata sambutan pada Peringatan Puncak HGN di Indonesia Arena, Jakarta (foto: ist)

20 persen. Anggaran pendidikan terbesar dalam APBN

Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto menilai setiap negara yang berhasil dalam pembangunannya melakukan investasi besar-besaran dalam bidang pendidikan. Hal ini yang dilakukan pemerintah dan elite di Indonesia.

Presiden Prabowo menegaskan, kualitas pendidikan menjadi penentu utama kemajuan suatu bangsa. Dan, Indonesia telah mengambil keputusan politik yang jelas untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

Baca juga: Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Kepala Negara RI menyatakan jika anggaran pendidikan di Indonesia merupakan yang terbesar dialokasikan dalam struktur APBN dengan porsi lebih dari 20 persen dari total APBN. Karena itu, Presiden Prabowo mengingatkan besarnya anggaran pendidikan itu harus sampai ke ujung sasaran, terutama untuk guru, siswa dan fasilitas sekolah.

"Kepala-kepala dinas, para gubernur, para bupati, pastikan anggaran pendidikan, sampai ke tujuan yang kita tujukan jangan sampai anggaran pendidikan yang begitu penting bagi kebangkitan bangsa kita, jangan sampai anggaran pendidikan diselewengken. Jangan sampai anggaran pendidikan digrogoti dan dikorupsi untuk memperkaya diri," tegas Presiden Prabowo, dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Presiden Prabowo memaparkan; “Memang pembangunan suatu bangsa, kebangkitan suatu bangsa, keberhasilan suatu bangsa akan ditentukan oleh kualitas pendidikan yang ada di bangsa itu. Karena itu setiap negara yang berhasil harus investasi besar-besaran dalam bidang pendidikan, dan sesungguhnya elit politik bangsa Indonesia sudah mengambil keputusan politik untuk investasi besar-besaran di bidang pendidikan,”.

“Di banyak negara itu anggaran pertahanan yang paling di atas. Kalau tidak salah, di India pertahanan paling atas, nomor dua adalah makan bergizi gratis, nomor dua di India. Pendidikan mungkin bagian dari itu, tapi di Indonesia pendidikan mata anggaran yang paling besar,” imbuh Presiden Prabowo.

Baca juga: Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia secara konsisten memilih menempatkan pendidikan sebagai prioritas tertinggi.

“Saya sangat merasa demikian pentingnya pendidikan sehingga uang-uang yang kita hemat, uang-uang yang berhasil akibat efisiensi kita, kita realokasikan, kita utamakan ke pendidikan. Tahun ini kita baru mampu memperbaiki 16 ribu sekolah. Baru mampu, saya minta maaf sebagai Presiden Anda, saya baru mampu mengalokasikan 16 ribu sekolah,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Indonesia atas pengabdian dan kerja keras mereka dalam mencerdaskan bangsa.

Baca juga: Seruan Turunkan Presiden Belum Tentu Makar. Ini Penjelasan Mahfud MD

“Hanya melalui pendidikan kita bisa benar-benar menjadi negara merdeka. Karena itu, Hari Guru Nasional ini kesempatan sekali lagi saya ucapkan penghargaan, terima kasih saya atas nama bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih saya kepada semua guru yang ada di Indonesia, semua guru dari semua tingkatan,” ucap Presiden Prabowo.

Pada puncak HGN yang dihadiri Panglima TNI, Kapolri, anggota Kabinet Merah Putih, serta ribuan guru itu, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh undangan berdoa untuk warga yang tertimpa bencana alam di Sumatera Barat, Aceh dan bencana alam di Sumatra Utara. (haddy)

Editor : Redaksi

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru