Cuaca Ekstrem Saat Nataru. Menko Pratikno Sebut Pentingnya Mitigasi

bukti.id
Menko PMK Pratikno saat meninjau kesiapan layanan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten (foto: humas kemenko pmk)

Jakarta – Diprediksi cuaca ekstrem masih menghantui sejumlah wilayah di tanah air, selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Masyarakat tetap diminta waspada meski tengah menikmati liburan itu.

Seiring hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menekankan, pentingnya upaya mitigasi terhadap dampak cuaca ekstrem, khususnya saat masa liburan.

Baca juga: Siswa Bakal Belajar di Rumah Mulai April. Ini Penjelasan Menko PMK

“Upaya mitigasi cuaca menjadi fokus utama pemerintah dalam mengamankan masa libur Nataru. Terlebih, Indonesia tengah menghadapi musim hujan dengan intensitas tinggi. Semua disiapkan secara matang, termasuk mengantisipasi cuaca. Seperti yang kita tahu, kita sedang menghadapi cuaca yang basah luar biasa," ujar Pratikno dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, pemerintah telah mengonsolidasikan kekuatan lintas kementerian dan lembaga jelang Nataru. Hal ini dilakukan, memastikan langkah antisipasi berjalan optimal jika kondisi cuaca memburuk.

"Tadi kita sudah menyaksikan bahwa kesiapan semua kementerian dan lembaga sangat tinggi. Baik dari sisi TNI, Polri, Basarnas, maupun seluruh jajaran kementerian," ucap dia.

Baca juga: Rakor Lintas Sektor, Upaya Forkopimda Lamongan Jelang Nataru

Bahkan Pratikno memastikan, jika seluruh personel dan infrastruktur pendukung telah disiagakan untuk meminimalkan risiko. Sehingga, seluruh masyarakat tetap dapat melakukan perjalanan mudik maupun balik dengan aman dan nyaman.

Terpisah, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan, kesiapan polisi dalam mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Nataru. Mulai dari ibadah keagamaan hingga aktivitas wisata dan kegiatan akhir tahun lainnya.

Baca juga: Resmi. Diskon Tiket Transportasi Nataru 2025-2026

“Ada kegiatan ibadah ke gereja, baik di malam Natal maupun nanti di Tahun Baru. Kemudian juga ada kegiatan masyarakat lainnya di akhir tahun, baik kunjungan wisata, doa akhir tahun, maupun kegiatan lain," tegas dia.

Listyo bilang, “Pengamanan Nataru juga dibarengi dengan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seiring peringatan dari BMKG. Pengalaman dampak siklon Seroja di masa lalu, menjadi pelajaran penting dalam kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem”. (aditya)

Editor : heddyawan

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru