Pasuruan - Sejumlah penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa memenuhi Pendopo Taman Candra Wilwatikta, guna merayakan ulang tahun ke 47 Paguyuban Penghayat Kapribaden (PPK), Kamis (25/12/25).
Ketua PPK Pasuruan, Tuin dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dengan guyubnya para penghayat Kapribaden dalam melestarikan ajaran Romo Herucokro Semono.
Baca juga: Hari Lahir Pancasila. FPK Nganjuk Blusukan Budaya ke Situs Bersejarah
Tuin menambahkan ajaran yang dimaksud yaitu Laku Kasampurnan Manunggal kinanthenan Sarwo Mijil.
"Ajaran beliau berpusat pada mengenal diri sendiri, sebagai jalan untuk mengenal Tuhan Yang Maha Esa , di mana urip yang berasal dari Tuhan harus memimpin raga, bukan sebaliknya, dengan tujuan kembali manunggal dengan Tuhan" jelas pria yang suka Mocopat ini.
Baca juga: FPK Jatim Apresiasi Ritual Candra Sela di Nganjuk
Di tempat yang sama, Ketua Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur, Ki Bagong Sabdo Sinukarto mengatakan para penghayat kepercayaan yang tergabung dalam Paguyuban Penghayat Kapribaden adalah aset penting dalam pelestarian kebudayaan khususnya yang terkait dengan Adat Istiadat serta Ritus yang merupakan Obyek Pemajuan Kebudayaan.
Baca juga: FPK Jatim Dorong Dibuat Payung Hukum untuk Lembaga Adat Desa
"Saudara saya para penghayat ini tak bisa dipandang sebelah mata kontribusinya dalam pemajuan kebudayaan di Jawa Timur" puji Ki Bagong.
Diawali dengan kirab budaya, acara juga dimeriahkan pergelaran tari tradisional, karawitan oleh para anggota PPK Pasuruan dihadiri juga Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. (kwan-knis)
Editor : heddyawan