Dipastikan segera direhabilitasi Baznas Sidoarjo
Sidoarjo – Empat warga Desa Pabean di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, yakni Sujiono, Soleh, Dayat, dan Rukiani sontak sumringah, setelah mendapat kepastian jika rumahnya bakal segera direhabilitasi. Itu terjadi saat Bupati Sidoarjo Subandi sidak ke rumah mereka, untuk memastikan kelayakan kondisi rumah yang bakal direhab.
Karena itu, Bupati Subandi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo segera merehabilitasi empat rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga. Permintaan itu disampaikan setelah ia meninjau langsung kondisi rumah-rumah warga, yang dinilai sudah tidak layak ditempati dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya.
Baca juga: 13 Kali Pemkab Sidoarjo Pertahankan Opini WTP di BPK Jatim
Saat sidak, Subandi menemukan berbagai kerusakan pada bangunan, mulai dari atap bocor, lantai yang rendah dan rawan banjir, dinding retak, hingga kamar mandi yang tidak memenuhi standar kesehatan.
“Kondisi rumahnya tadi kita lihat kamar mandinya tidak layak. Kalau hujan rumah ini banjir karena atapnya bocor. Nanti akan kita benahi, lantainya kita tinggikan dan dikeramik, serta ventilasinya juga akan dibuat agar rumah lebih sehat untuk ditempati,” kata Subandi, dalam keterangan resmi untuk media, dinukil Senin (1/06/2026).
Menurut Subandi, rehabilitasi harus segera dilakukan pada Juni ini agar risiko yang mengancam keselamatan warga dapat diminimalkan. Ia menyoroti kondisi rumah Dayat yang mengalami keretakan di sejumlah bagian bangunan sehingga dikhawatirkan membahayakan penghuni apabila tidak segera diperbaiki.
Baca juga: Dinilai Sangat Memuaskan, Pemkab Sidoarjo Raih Prestasi Nasional
“Ini menjadi kekhawatiran. Tembok-temboknya sudah retak, atap seng di bagian belakang juga keropos. Kondisi seperti ini harus segera dibenahi agar tidak membahayakan pemilik rumah,” tegas dia.
Perhatian khusus juga diberikan kepada Rukiani, warga lanjut usia penderita stroke. Selain meminta perbaikan rumah, Subandi meminta Baznas menyediakan ventilasi yang memadai serta memperbaiki fasilitas sanitasi agar kesehatan Rukiani tidak semakin terganggu.
Baca juga: Mengulik Pembangunan Fly Over Gedangan Sidoarjo, Target Mulai 2027
“Saya minta kepada Baznas rumah ini diberi ventilasi yang baik agar Bu Rukiani tidak terganggu kesehatannya. Kamar mandinya juga akan kita benahi. Selain itu, nanti saya berikan kursi roda untuk membantu aktivitas beliau,” pinta dia.
Salah satu keluarga penerima bantuan menyambut haru rencana rehabilitasi tersebut. Seorang anak Rukiani, mengaku tidak pernah menyangka rumah yang ditempati ibunya bersama cucu-cucunya, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Selama bertahun-tahun, kondisi ekonomi keluarga membuat mereka tidak mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri. (knis-kwan)
Editor : heddyawan