Bupati Lamongan, Kapolres dan Dandim bagi Ribuan M

Sukseskan Jawa Timur Bermasker

bukti.id
Pembagian masker melibatkan elemen masyarakat. (imron rosidi)

Lamongan, bukti – Tidak ada kata bosan. Demikian kesepakatan Pemkab Lamongan bersama Polri/TNI untuk melakukan aksi lapangan demi mensosialisasikan tatanan new normal. Salah satunya dengan aksi ringan, membagikan masker secara serentak bagi pengguna jalan.

Bahkan, kali ini lebih banyak menyertakan elemen masyarakat. Mulai kalangan jurnalis, perguruan silat hingga Banser. Tidak lupa satpol PP dan BPBD. Mereka diajak bersama untuk membagikan ribuan masker kepada siapa saja pengguna jalan yang sedang melintas.

Baca juga: Hebat. Lamongan Jadi Percontohan Pertanian Modern Tanah Air

“Kita turut mewujudkan Jatim Bermasker. Selain itu, ini juga merupakan rangkaian Hari Bhayangkara. Tapi, kita tetap bersama-sama dengan TNI dan elemen masyarakat untuk penyadaran menjalankan protokol kesehatan menghadap new normal,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun, Senin (22/06/2020) sore.

Bupati Fadeli sendiri menyambut baik dengan aksi bersama ini. Untuk aksi kali ini dia mengatakan masyarakat terlihat lebih sadar betapa pentingnya untuk menjaga dirinya sendiri dengan memakai alat pelindung diri (APD), setingkat masker.

Baca juga: Sembilan Agenda Prioritas Pembangunan 2027 untuk Lamongan. Jamula, Salah Satunya

“Lihat saja, hampir satu jam kita membagikan masker. Kita mersakan kesulitan untuk mendapatkan warga yang tidk bermasker. Ini bagus, berarti tingkat kesadaran warga terus meningkat,” sambungnya.

Pembagian masker dilakukan di dua tempaty. Usai apel di Mapolres, langsung menuju perempatan Jalan Sunan Drajat dan Pahlawan, persisnya di dekat pasar Sidoharjo jurusan Jombang. Selanjutnya di perempatan tengah kota, jalan Lamongrejo-Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.

Baca juga: SPPG Evaluasi Bulanan. Ini Imbauan Dandim 0812 Lamongan

Sebelum ini, pemkab bersama Polri/TNI gencar menggalakkan aktifitas ketangguhan masyarakat untuk menjalani pandemic Covid-19 ini. Di antaranyamembentuk kampung dan desa tangguh, pondok pesantren tangguh, pasar tangguh dan terakhir industri tangguh. (ron)

Editor : Redaksi

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru