x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Duka KRI Nanggala 402, Tangis Ibu Pertiwi

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti.id — Sederetan nama korban tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402 diperairan laut utara Pulau Bali tercatat nama Kelasi Kepala (KK) Edi Siswanto, asal Lamongan.

Kabar kebenaran ini juga sudah diterima keluarganya, yang menghuni di rumah Dusun Mejono, Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.

Duka mendalam tampak begitu menggelayut. Persisnya, setelah pemerintah secara resmi menyatakan bahwan KRI Nanggala 402 dinyatakan subsunk (fase tenggelam) tidak bisa terselamatkan.

Masyarakat Lamongan sendiri mengetahui kalau ada korban asal Lamongan juga setelah beredar data nama-nama korban di media sosial.

Daftar nama awak KRI Nanggala 402, yang beredar di. media sosial (ist) 

Hanya, tidak seorang pun tetangga atau kerabatnya berkenan untuk bercerita.. Apalagi diwawancarai jurnalis yang hendak mencari berita. Tidak diijinkan masuk, alasannya tidak tega dengan suasana duka yang dirasakan keluarga korban.

"Iya benar ini rumah kakak saya," tutur salah satu saudara Klk Edi Siswanto yang enggan disebut namanya.

Memang, tampak dari luar istri dan ibu kandung Edi Siswanto terbaring lemas. Mereka jelas tampak berduka sekali.

"Mohon maaf, istri beliau tidak berkenan untuk dipublikasikan, " imbuhnya.

Selain itu, disampaikan pula, belum mendapatkan izin dari kesatuan untuk memberikan informasi di media,

Edi Siswanto begitu dibanggakan keluarganya. Di dinding rumah kediamannya yang bercat biru muda, persisnya di ruang tamu, terlihat beberapa foto berpigura memperlihatkan kemesraan korban bersama istri dan keluarga.

Seperti diketahui, KRI Nanggala-402 hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021). TNI merubah status hilang kontak (submiss) menjadi subsunk. Ini ditandai dengan ditemukannya sejumlah bukti autentik.

Beberapa di antaranya, umpahan minyak dan serpihan sejumlah benda diduga berkaitan dengan kapal tersebut.

Serpihan yang ditemukan diantaranya pelurus tabung torpedo, pipa pendingin, botol berisi greese yang telah berubah menjadi oranye serta alas anak buah kapal (ABK), dan spons. Kepala Staf TNI Angkatan Laut merilis jika barang-barang tersebut tidak dimiliki masyarakat umum. (ron) 

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...