x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Gawat, Pertamina Turunkan Rafi ke SPBU

Avatar bukti.id

Ekonomi

Jakarta, bukti.id – Mulai kemarin, jajaran direksi Pertamina melakukan tinjauan serentak ke beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sarana, dan fasilitas terminal BBM di beberapa wilayah di Indonesia.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan BBM untuk masyarakat menjelang Ramadan Tahun 2022/1443 Hijriah.

"Kami memastikan suplai BBM berjalan dengan baik menjelang bulan Ramadan, dengan adanya peningkatan kegiatan bisnis yang terjadi di Jambi. Kami juga melakukan antisipasi terhadap kebutuhan BBM," ungkap Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, Sabtu (2/4/2022).

Nicke mengunjungi Jambi dan Sumatra Selatan, Direktur Logistik dan Infrastruktur Mulyono di beberapa wilayah di Sumatera Utara, Direktur Strategi Portofolio dan pengembangan Usaha Iman Rachman di Riau.

Selanjutnya, Direktur Penunjang Bisnis, Dedi Sunardi di Kalimantan Timur, Direktur SDM, Erry Sugiharto di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dan Direktur Keuangan, Emma Sri Martini di Sulawesi Selatan.

Direksi yang lain, Direktur Pertamina, Patra Niaga Alfian Nasution juga melakukan kunjungan di wilayah Sumatra Barat, Lampung, dan Bengkulu.

"Semoga BBM subsidi yang tersedia dapat tepat sasaran," harap Nicke.

Pertamina, imbuh dia, bersama dengan stakeholder turun langsung ke lapangan untuk memantau pendistribusian BBM agar bisa sampai dan terealisasikan dengan baik.

Mendukung pernyataan Nicke, Ketua Satuan Tugas Khusus Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) Pertamina, Mulyono, pada kunjungannya ke sejumlah SPBU dan Terminal BBM Medan menyatakan, untuk mengantisipasi terjadinya arus mudik dan peningkatan kebutuhan BBM.

Tak hanya itu, Pertamina juga akan menyiapkan layanan-layanan tambahan berupa SPBU Siaga, mobil tangki siaga, motorist, SPBU Kantong dan rest area yang dilengkapi fasilitas kesehatan bagi para pemudik di beberapa titik jalur mudik.

"Kami juga telah membentuk tim Satuan Tugas Khusus Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memastikan kelancaran pasokan dan penyaluran BBM dan elpiji kepada masyarakat," tegas Mulyono.

Tim Satgas RAFI akan bertugas mulai tanggal 11 April hingga 10 Mei 2022. Tim ini akan berkoordinasi dengan instansi terkait, misalnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), TNI, dan kepolisian.

Selain itu, para direksi juga berkomitmen untuk terus memastikan stok solar subsidi dalam keadaan aman di atas 20 hari.

"Perseroan berupaya menjaga pasokan dan distribusi solar subsidi ke masyarakat. Meskipun kuota solar subsidi per Februari 2022 sudah melebihi kuota hingga 10 persen secara nasional," cetus dia. (hae)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 21:18 WIB | Ekonomi

BRI HR Muhammad Surabaya Kenalkan BRImo dan Aset Lelang di Reuni Alumni UB

SURABAYA - BRI Branch Office (BO) HR Muhammad Surabaya memanfaatkan Reuni Alumni Universitas Brawijaya (UB) di Malang pada 24–25 Oktober 2026 untuk memperluas p ...
Sabtu, 24 Okt 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Sinergi Pemprov dan Pedagang Kaki Lima Didorong Berlanjutan

APKLI Jatim bakal gelar pelantikan DPW dan pengukuhan 38 DPD se-Jatim. ...
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...