x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Tokoh Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif Berpulang

Avatar bukti.id

Peristiwa

Jakarta, bukti.id – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan duka cita mendalam atas berpulangnya tokoh senior dari Organisasi Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif.

Lewat media sosial Twitter, Presiden Jokowi mengenang momen keakraban serta pertemuan terakhirnya dengan Buya Syafii, sekitar dua bulan yang lalu.

Menurut Presiden Jokowi, pada pertemuan di daerah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Sabtu (26/3/2022) lalu, Buya Syafii terlihat sehat dan bugar pascamenjalani perawatan medis di rumah sakit.

Presiden Jokowi tidak menyangka kalau itu merupakan pertemuan terakhirnya dengan Buya Syafii.

“Dua bulan lalu, saya sempat menjenguk Buya Syafii di Sleman, saat beliau baru keluar dari rumah sakit seusai perawatan selama beberapa hari. Saat itu, beliau sudah sehat dan terlihat bugar. Itulah pertemuan terakhir saya dengan Buya Syafii. Selamat jalan Sang Guru Bangsa,” tutur Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi bertakziah ke Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, tempat disemayamkannya jenazah almarhum Syafii Maarif.

Presiden Jokowi dalam sebuah kesempatan bersama Buya Syafii (foto: net)

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif, hari ini, Jumat (27/5/2022), wafat dalam usia 86 tahun.

Cendekiawan muslim yang akrab disapa Buya Syafii, mengembuskan nafas terakhir pukul 10.15 WIB, di Rumah Sakit Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah, Gamping, Sleman, Yogyakarta.

Wafatnya tokoh nasional itu dikonfirmasi Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD.

Melalui pesan singkat, Mahfud menyampaikan ikut berduka, dan mendoakan yang terbaik buat almarhum.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah wafat Buya Ahmad Syafii Maarif mantan Ketua PP Muhammadiyah pada hari ini jam 10.15 di Yogyakarta. Umat Islam dan Bangsa Indonesia kehilangan lagi seorang tokoh besarnya. Semoga Buya Syafii diampuni segala dosanya dan mendapat surga-Nya,” tutur Mahfud.

Selain itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam rilis tertulisnya, berharap, agar bangsa Indonesia memaafkan dan mendoakan almarhum.

“Semoga beliau husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di jannatun na’im,” kata Haedar, Jumat pagi.

Sebelumnya, Sabtu (14/5/2022), tokoh Muhammadiyah yang sudah berusia 86 tahun itu sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami sesak nafas.

Tanggal 17 Mei 2022, Pihak Rumah Sakit Muhammadiyah mengabarkan kondisi Buya Syafii sudah stabil. Tapi, dia belum bisa beraktivitas karena butuh banyak istirahat. (edd)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Jumat, 06 Nov 2026 10:05 WIB | Peristiwa

Kolab dengan Disnaker, Polresta Sidoarjo Dukung Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas

Polresta Sidoarjo kolab dengan Disnaker dukung perluasan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. ...
Jumat, 06 Nov 2026 09:15 WIB | Peristiwa

Lamongan Normalisasi 262 Titik Kali Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Hadapi bencana hidrometeorologi musim hujan, Pemkab Lamongan lakukan berbagai upaya perkuat kesiapsiagaan. ...
Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB | Hukum

Sidoarjo Perkuat Budaya Antisuap dan Antigratifikasi. Subandi Ajak Rakyat Berani Lapor

Menurut SPI KPK 2025, Sidoarjo masuk kategori rentan. Bupati Subandi ajak rakyat Berani Lapor. ...
Jumat, 06 Nov 2026 06:25 WIB | Peristiwa

BRIN Temukan Sejumlah Arkeologi yang Perkaya Sejarah Manusia

BRIN ungkap sejumlah temuan arkeologi yang dinilai bisa memperkaya pemahaman sejarah manusia. ...
Jumat, 06 Nov 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Dukung Pertanian di Sambeng, Lamongan Bangun Embung Wono Tirto Lestari

Lamongan bangun Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng untuk pengairan pertanian dan menyediakan cadangan air warga. ...
Kamis, 05 Nov 2026 05:21 WIB | Peristiwa

BRIN Tegaskan Kesiapan Riset, Teknologi, dan SDM Energi Nuklir

BRIN optimis soal kesiapan infrastruktur riset, penguasaan teknologi, dan SDM dalam proyek PLTN di 2032. ...