x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

RAISA ITS Siap Bantu Rawat Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

Avatar bukti.id

Pendidikan

Surabaya, bukti.id - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Kali ini, ITS menyerahkan Robot Medical Assistant ITS - Unair (RAISA) untuk membantu para tenaga medis yang bertugas menangani pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Darurat Wisma Atlet, Jakarta.

ITS melalui PT ITS Tekno Sains telah menyerahkan dan menandatangani berita acara serah terima robot RAISA dan Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) Jaya Kolonel CKM Dr Stefanus Dony dilakukan secara daring, Jumat (28/8/2020). Sebelumnya, RAISA juga telah digunakan di beberapa RS antara lain RS Universitas Airlangga (RSUA), RSU Dr Soetomo, RS Husada Utama, dan RSUD Saiful Anwar Malang.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengungkapkan, Robot RAISA ini dipesan oleh Pertamina Group melalui PT ITS Tekno Sains, dan diserahkan untuk membantu tenaga medis di RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta yang saat ini ditangani oleh Kesehatan Kodam Jaya. “Satu unit robot RAISA yang dikirimkan adalah tipe High Care Unit (HCU) untuk ruangan-ruangan isolasi penderita Covid,” jelasnya.

Menurut guru besar Teknik Elektro ITS ini, pasien-pasien yang dimaksud untuk dibantu penanganannya oleh robot RAISA ini adalah pasien yang berada dalam kondisi tidak bergejala berat dan masih bisa beraktivitas.

Mengingat RAISA memiliki fitur utama seperti dilengkapi komunikasi dua arah media monitor, ia juga mampu beroperasi selama delapan jam sehari untuk sekali pengisian baterai. “Selain itu, robot ini mampu mencegah tabrakan jika ada objek di depannya dan memberikan peringatan,” papar rektor yang akrab disapa Ashari ini.

Ashari juga mengharapkan, agar inovasi ITS melalui RAISA, robot asisten rumah sakit, bisa membantu negara dan masyarakat dalam penanganan Covid-19. “Dengan robot (RAISA) ini diharapkan juga potensi penularan Covid-19 kepada para tenaga medis dapat lebih diminimalisir,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT ITS Tekno Sains Dr Ir I Ketut Gunarta MT menambahkan, sebelum robot RAISA dapat digunakan secara operasional, tim IT dari Wisma Atlet dan Kodam Jaya melakukan pelatihan terlebih dahulu. “Pelatihan penggunaan dan perawatan robot RAISA ini dilakukan secara daring bersama tim teknisi robot RAISA ITS,” ujarnya.

Lanjut Gunarta, sejak kedatangan RAISA yang dikirimkan pada 4 Agustus lalu, jumlah pasien yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet telah mencapai sekitar seribuan orang. “Selanjutnya robot ini akan dioperasikan di salah satu tower yang ada di sana, dan diharapkan mampu membantu tenaga medis untuk penyembuhan pasien,” tuturnya. (war)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 21:18 WIB | Ekonomi

BRI HR Muhammad Surabaya Kenalkan BRImo dan Aset Lelang di Reuni Alumni UB

SURABAYA - BRI Branch Office (BO) HR Muhammad Surabaya memanfaatkan Reuni Alumni Universitas Brawijaya (UB) di Malang pada 24–25 Oktober 2026 untuk memperluas p ...
Sabtu, 24 Okt 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Sinergi Pemprov dan Pedagang Kaki Lima Didorong Berlanjutan

APKLI Jatim bakal gelar pelantikan DPW dan pengukuhan 38 DPD se-Jatim. ...
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...