Lamongan, bukti.id - Sebanyak 6.040 tenaga kesehatan di Lamongan menunggu giliran vaksinaksi Covid-19. Tetapi, entah kapan giliran itu tiba. Sedang jatah vaksin yang diharapkan secepatnya datang, hingga kini belum ada kejelasan.
Bahkan, pengakuan Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan, dr Taufiq Hidayat kabar soal kapan mendapatkan kiriman vaksin itupun belum didapatkan.
Baca juga: Hebat. Lamongan Jadi Percontohan Pertanian Modern Tanah Air
‘’Kita masih menunggu kabar. Apalagi ditanya kapan datang. Tapi, bukan hanya Lamongan saja. Daerah lain juga masih belum mendapatkan kiriman vaksin itu, ‘’ katanya, Rabu (20/1/2021).
Provinsi Jawa Timur, lanjut Taufiq, sapaan akrabnya, tercatat baru ada 3 kabupaten/kota yang sudah melaksanakan vaksinasi. Di antaranya, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Selain itu sampai sekarang belum.
‘’Meskipun demikian, Lamongan sudah menyiapkan segala kebutuhan untuk pelaksanaan vaksinasi, ‘’ terangnya.
Baca juga: Sembilan Agenda Prioritas Pembangunan 2027 untuk Lamongan. Jamula, Salah Satunya
Disebutkan, mulai tempat penyimpanan hingga menyiapkan sebanyak 410 tenaga vaksinasi, baik dari puskesmas maupun rumah sakit. Selain itu Satgas Covid-19 Lamongan juga sudah memilik tim monitoring reaksi yang ditimbulkan vaksin.
‘’Baik itu reaksi jangka pendek, maupun jangka panjang. Oh ya, soal sasaran vaksinasi tenaga kesehatan tadi jumlahnya masih bisa terus berkembang, ’’ tandas Taufiq, yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Lamongan ini.
Baca juga: SPPG Evaluasi Bulanan. Ini Imbauan Dandim 0812 Lamongan
Meski vaksinasi Covid-19 di Lamongan belum ada kejelasan, harap Taufiq, untuk mencegah penularan Covid-19 masyarakat dan semua pihak diimbau untuk tetap menjalani hidup keseharian dengan tetap berpedoman pada protokoler kesehatan. Utamanya menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (ron)
Editor : heddyawan