Bukber Tema Bollywood. Sekda Fenny ‘Acha Acha’ Apridawati Klarifikasi dan Minta Maaf

bukti.id
Tangkapan layar Sekda Fenny Apridawati dengan mengenakan busana 'Acha Acha' saat hadir di acara mewah bertema Bollywood. (foto: ist)

Akui pakai produk UMKM dan bukan dari Dana APBD

Sidoarjo – Sebelum mendapat teguran lisan dari Bupati Sidoarjo Subandi, rupanya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati lebih dulu membuat ‘pengakuan dosa’ secara terbuka di akun Instagram pribadinya, @fennyaprdwt.

Fenny ‘Acha Acha’ Apridawati, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah video acara buka puasa bersama (bukber) pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo viral di media sosial. Acara bukber yang digelar dengan tema Bollywood di Mahabarata Palace Graha Unesa, Surabaya tersebut, menuai kritik tajam dari warganet. Khususnya masyarakat Sidoarjo, karena dinilai terlalu mewah dan kurang berempati terhadap kondisi ekonomi masyarakat serta infrastruktur jalan yang rusak di wilayah setempat. 

Baca juga: Sumringah, Penghuni Empat Rumah Tak Layak Huni di Sidoarjo Usai Dapat Kepastian

Dalam klarifikasi dan permohonan maaf lewat unggahan di akun IG @fennyaprdwt, Fenny ‘Acha Acha’ mengakui bahwa dokumentasi kegiatan tersebut telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. 

"Kami secara pribadi dan kedinasan mohon maaf yang setulus-tulusnya atas kejadian yang viral atau berita yang viral kemarin," ujar Fenny ‘Acha Acha’ dalam unggahan video, Jumat (13/3/2026). 

Fenny ‘Acha Acha’ menjelaskan, acara yang berlangsung pada Jumat (6/3/2026) di Mahabarata Palace Graha Unesa, Surabaya, itu sebenarnya merupakan agenda rapat koordinasi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Acara juga dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Camat se-Kabupaten Sidoarjo. 

Terkiat tudingan pemborosan anggaran negara, Fenny ‘Acha Acha’ menegaskan bahwa kegiatan tersebut sama sekali tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

"Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD," cetus dia. 

Selain itu, Fenny ‘Acha Acha’ juga mengklarifikasi mengenai pakaian bertema India yang dia kenakan dalam acara tersebut. Diakui jika atribut yang digunakan merupakan bentuk dukungan terhadap industri kreatif lokal. 

Baca juga: Dinilai Sangat Memuaskan, Pemkab Sidoarjo Raih Prestasi Nasional

"Kemudian berikutnya, apa yang saya pakai semuanya merupakan produk UKM Sidoarjo," imbuh dia. 

Dirinya menyadari bahwa sebagai pelayan publik, pihaknya harus lebih sensitif dalam mendokumentasikan aktivitas, terutama saat masyarakat sedang menyoroti masalah infrastruktur seperti jalan rusak di beberapa titik wilayah Sidoarjo. 

Kemudian, dia mengaku jika pertemuan tersebut sebenarnya juga membahas penguatan percepatan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). 

"Sejatinya acara itu merupakan momentum silaturahmi, sekaligus dalam rangka penguatan percepatan program PIWK, yakni upaya perbaikan jalan di Sidoarjo dan persiapan distribusi beras SPHP," kilah dia. 

Baca juga: Mengulik Pembangunan Fly Over Gedangan Sidoarjo, Target Mulai 2027

Fenny bilang, Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk tetap fokus pada kerja nyata, khususnya pemenuhan kebutuhan pangan murah selama Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. 

"Masukan dan kritik dari masyarakat tentu menjadi pengingat bagi kami di pemerintahan untuk terus meningkatkan kepekaan sosial. Kepercayaan masyarakat adalah aset terpenting bagi kami," pungkas Fenny ‘Acha Acha’.

Sebelumnya, beredar video dan foto acara buka bersama yang dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hingga jajaran camat dengan konsep mewah, bertema Bollywood. Acara tersebut memicu kritik dari warga setempat yang menilai konsep acara tersebut kontras dengan kondisi infrastruktur di Sidoarjo. Sejumlah warga menyoroti persoalan jalan rusak di beberapa wilayah yang dinilai lebih mendesak untuk ditangani. (knis/kwan)

Editor : heddyawan

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru