Yuhronur: KDKMP jadi penggerak ekonomi kerakyatan tingkat desa.
Lamongan – Sejumlah pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Lamongan nampak sumringah. Ini lantaran, Senin (16/3/2026) kemarin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyerahkan 50 unit truk operasional guna mendukung distribusi hasil usaha KDKMP di daerah setempat.
Saat penyerahan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyebut, keberadaan KDKMP di daerahnya diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Baca juga: Hebat. Lamongan Jadi Percontohan Pertanian Modern Tanah Air
"Dukungan armada angkutan berkapasitas besar tersebut diharapkan dapat mengatasi kendala distribusi yang selama ini dihadapi pelaku usaha desa dalam memasarkan hasil produksi ke wilayah yang lebih luas," ujar Yuhronur kepada jurnalis di Lamongan, Jawa Timur, Senin (16/3/2026).
Pria yang karib disapa Pak Yes ini menambahkan, keberadaan truk operasional tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya logistik, memperluas jangkauan pemasaran produk desa, serta membantu menjaga stabilitas harga komoditas lokal melalui distribusi yang lebih lancar.
Baca juga: Kopdes Merah Putih di Lamongan Digenjot. PT Agrinas Nusantara Beri Bimtek Pengurus
Di sisi lain, Komandan Kodim 0812 Lamongan, Deni Suryo Anggo Digdo menyatakan TNI siap mendukung program pembangunan daerah yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan ekonomi dimulai dari desa. Kami di Kodim 0812 berkomitmen mendampingi masyarakat agar fasilitas yang diberikan negara ini dapat dimanfaatkan secara optimal demi kemajuan bersama,” kata Deni.
Baca juga: Sembilan Agenda Prioritas Pembangunan 2027 untuk Lamongan. Jamula, Salah Satunya
Penyaluran kendaraan roda enam jenis Mitsubishi Fuso tersebut merupakan tahap pertama dari program dukungan operasional bagi KDKMP di Kabupaten Lamongan yang melibatkan sinergi pemerintah daerah, TNI, serta Dinas Koperasi setempat.
Diketahui, pengembangan KDKMP di Lamongan menunjukkan capaian positif. Sebanyak 474 koperasi telah berbadan hukum dan 95 di antaranya sudah beroperasi. Selain itu, 73 gerai telah selesai dibangun dan 211 gerai dalam proses pembangunan. (benny)
Editor : heddyawan