Libatkan 85 dokter spesialis Alumni SMAN 5 Surabaya.
Surabaya, bukti.id – Ada yang berbeda dalam peringati Hari Jadi ke-69 SMAN 5 Surabaya, Jawa Timur, kali ini. Para alumni sekolah yang tergabung dalam Ikatan Alumni SMAN 5 Surabaya (Ikasmanca) tersebut menggelar kegiatan bakti sosial, yakni pemeriksaan kesehatan massal serta donor darah.
Kegiatan sosial itu melibatkan puluhan dokter spesialis dari kalangan alumni. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 83 dokter spesialis ‘turun gunung’ memberikan pelayanan pada masyarakat tanpa dipungut biaya alias gratis.
Baca juga: PMII Desak Polda Jatim Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan di Kawasan PIER
Awalnya panitia hanya menargetkan sekitar 69 dokter spesialis, sesuai dengan usia SMAN 5 Surabaya tahun ini. Namun antusiasme alumni yang ingin berpartisipasi melampaui target. Jumlah dokter spesialis yang bergabung mencapai 85 orang.
"Antusiasme alumni luar biasa. Beberapa hari terakhir, justru kami harus menolak dokter spesialis yang ingin bergabung, karena kuota sudah terpenuhi. Begitu juga dengan peserta donor darah yang peminatnya sangat banyak," ujar Ketua Panitia, dr Natradias Surohadi MM SpPK, dikutip Sabtu (7/11/2026).
Sebanyak 85 dokter spesialis yang juga alumni SMAN 5 Surabaya turut berpartisipasi dalam baksos akbar dan donor darah. (foto: net)
Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, kegiatan ini memberikan akses pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat dengan melibatkan tenaga medis dari berbagai bidang spesialisasi.
Natradias bilang, penghimpunan dokter spesialis pada awalnya cukup menantang. Namun, setelah dilakukan koordinasi melalui jejaring alumni, dukungan terus berdatangan. Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi upaya Ikasmanca menghadirkan bentuk pengabdian alumni yang berbeda.
Bahkan, pelayanan kesehatan gratis dengan melibatkan banyak dokter spesialis dari satu almamater menjadi keunikan yang ingin dicatatkan melalui Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Baca juga: Manfaatkan Handphone. RLD Ajak UMKM Surabaya Dongkrak Penjualan Via Promosi Digital
"Melalui kegiatan ini, kami melihat bahwa keberdayaan alumni SMAN 5 Surabaya luar biasa. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang baru. Kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan sudah banyak, tetapi pelayanan kesehatan dengan dokter spesialis terbanyak dari satu almamater ini, menjadi hal yang ingin kami catatkan," papar dia, seraya menambahkan jika pihak MURI menyetujui proses penilaian terhadap kegiatan tersebut.
Sumbangsih Ikasmanca tidak sebatas pada pelayanan masyarakat. Namun mereka juga memberikan kontribusi khusus bagi almamaternya. Di antaranya, renovasi empat ruang kelas, pemberian beasiswa, serta penyelenggaraan pelatihan bagi guru dan siswa SMAN 5 Surabaya dengan melibatkan ITS dan Unair.
"Ikasmanca berupaya memberikan dampak nyata, baik di lingkungan internal sekolah maupun masyarakat. Salah satunya melalui program donor darah bagi masyarakat Kota Surabaya yang kali ini merupakan penyelenggaraan ketiga," tandas Bendahara Umum DPP Ikasmanca, Adi Dharma.
Kontribusi lain, juga diwujudkan melalui kegiatan sosial di luar Surabaya, termasuk di Aceh dan NTT. Khusus di Surabaya, Ikasmanca juga tak jarang menyalurkan donasi hingga puluhan juta rupiah untuk sejumlah panti asuhan dan panti jompo.
Baca juga: Era Banjir Informasi, Djoko AW: Jurnalis Wajib Jaga Nalar Bangsa
Di bidang pendidikan, Ikasmanca memberi pendampingan kepada siswa yang mengikuti kompetisi olimpiade, berupa fasilitasi kebutuhan riset di laboratorium instrumentasi ITS.
Di bagian lain, Kepala SMAN 5 Surabaya, Sukirin mengapresiasi langkah positif Ikasmanca dan para alumni, yang terus memberikan kontribusi bagi sekolah maupun masyarakat.
"Keterlibatan puluhan dokter spesialis dalam pelayanan kesehatan gratis merupakan hal yang luar biasa. Tidak mudah menghimpun tenaga medis dengan kompetensi tersebut dalam satu kegiatan sosial," ujar Sukirin. (cebe)
Editor : heddyawan