x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar. DPRD dan Pemprov Jatim Ketok Palu

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Surabaya, bukti.id – Akhirnya, alokasi dana cadangan untuk persiapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) mendatang telah disepakati. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan DPRD ketok palu. Sepakat soal alokasi dana cadangan sebesar Rp600 miliar, dan dananya bakal dihimpun bertahap selama tiga tahun, mulai 2027 hingga 2029.

Kesepakatan tersebut ditetapkan melalui pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Dana Cadangan Pilgub, dalam rapat paripurna DPRD Jatim di Gedung DPRD Jatim, Kamis (5/11/2026).

Terkait hal itu, sekretaris daerah provinsi (sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono menjelaskan, penetapan dana cadangan sebesar Rp600 miliar telah mempertimbangkan pengalaman penyelenggaraan pemilu sebelumnya. Evaluasi terhadap kebutuhan anggaran dan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) menjadi salah satu dasar dalam menentukan besaran dana tersebut.

“Dana cadangan ini kita realistis ya berdasarkan pengalaman Pemilu sebelumnya, dimana Rp1 triliun lebih ternyata juga terdapat SILPA yang cukup besar,” ujar Adhy, usai rapat paripurna.

Atas pertimbangan tersebut, Pemprov Jatim bersama DPRD memilih menetapkan nominal yang dinilai lebih realistis dan sejalan dengan kapasitas fiskal daerah. 

“Maka itu kita akan menyesuaikan dengan kondisi fiskal kita,” ucapnya.

Adhy menjelaskan, penghimpunan dana cadangan akan dimulai melalui APBD 2027 dan dilanjutkan hingga 2029. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pembiayaan, meskipun pelaksanaan Pilgub mendatang masih berpotensi berlangsung pada 2030 atau 2031.

“Sehingga Rp600 itu masih realistis dan ini sepakat dan nanti kita mulai sampai 2029. Pemilunya 2030 atau 2031, kita siapkan 2029 ada dana cadangan,” tandas dia.

Menambah pernyataan sekdaprov Adhy, Ketua Komisi A DPRD Jatim, Dedi Irwansa mengatakan, alokasi Rp600 miliar merupakan akumulasi dana cadangan yang disiapkan selama tiga tahun. Besaran anggaran setiap tahunnya akan disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan fiskal daerah. 

“Dalam tempo tiga tahun menyiapkan Rp600 miliar,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, pada tahun pertama Pemprov Jatim diperkirakan mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar. Namun, nominal tersebut masih dapat mengalami penyesuaian berdasarkan kondisi fiskal daerah.

“Tentu setiap tahun kita akan melihat kondisi fiskal secara utuh tiap tahun. Dan di tahun pertama ini kita akan menyiapkan sekitar Rp200-an miliar naik turun di angka itu,” kata dia.

Menurut skema yang disepakati, dana cadangan tersebut akan dialokasikan secara bertahap, yakni Rp275 miliar melalui APBD 2027, Rp200 miliar pada APBD 2028, dan Rp125 miliar pada APBD 2029. (heddy)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Jumat, 06 Nov 2026 18:45 WIB | Pemerintahan

Pendaftaran CPNS Bakal Dibuka November 2026

Pembukaan pendaftaraan rekrutmen CPNS 2026 dijadwalkan November ini. ...
Jumat, 06 Nov 2026 16:50 WIB | Peristiwa

BRIN Bahas Integrasi Data Satelit dan Validasi Lapangan 

Wakil BRIN, Amarulla Octavian tekankan pentingnya pengolahan dan validasi data satelit agar menjadi informasi yang dukung pengambilan keputusan. ...
Jumat, 06 Nov 2026 15:33 WIB | Pemerintahan

Masa Kerja Guru Non-ASN dan Tenaga Kesehatan Bakal Diperpanjang

Pemerintah putuskan perpanjang masa kerja guru non-ASN yang kontraknya berakhir Desember 2026, yang terdaftar dalam DPP. ...
Jumat, 06 Nov 2026 13:26 WIB | Pemerintahan

Resmi Dilantik Tujuh Pejabat Baru KPK, Termasuk Direktur Penyidikan

Tujuh pejabat baru KPK resmi dilantik, diantaranya Achmad Taufik Husein sebagai Direktur Penyidik. ...
Jumat, 06 Nov 2026 10:05 WIB | Peristiwa

Kolab dengan Disnaker, Polresta Sidoarjo Dukung Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas

Polresta Sidoarjo kolab dengan Disnaker dukung perluasan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. ...
Jumat, 06 Nov 2026 09:15 WIB | Peristiwa

Lamongan Normalisasi 262 Titik Kali Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Hadapi bencana hidrometeorologi musim hujan, Pemkab Lamongan lakukan berbagai upaya perkuat kesiapsiagaan. ...