x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Sukses Pemasangan Prasasti Soe Hok Gie-Idhan Lubis di Puncak Mahameru

Avatar bukti.id

Peristiwa

Malang, bukti.id – Gimbal Alas Indonesia 3676 mdpl menginisiasi pemasangan prasasti Soe Hok Gie dan Idhan Lubis di Puncak Mahameru, Gunung Semeru. Pemasangan yang dilakukan pada 19-20 September 2020, berjalan lancar.

Soe Hok Gie sendiri adalah tokoh mahasiswa demonstran pada masanya. Kharismanya tetap lekat dalam ingatan kaum muda Indonesia dari jaman ke jaman. Sebagaimana diketahui gerakan mahasiswa di era 1965 - 1966 melahirkan Soe Hok Gie sebagai tokoh demonstran yang mati muda di Lereng Gunung Semeru 3676 mdpl dan buah pikirannya menjadi ilham banyak kaum muda intelektual di masa kini.

Lebih dari seorang demonstran Soe Hok Gie dikenang bukan saja karena aktivitas politiknya, namun juga karena idealisme kemanusiaannya, serta kecintaaannya terhadap bangsa dan negaranya tanpa ada belenggu identitas rasial yang disandangnya. Pikiran–pikiran Gie banyak tertuang dalam tulisan–tulisannya yang tersebar luas pada media masa kala itu, sehingga banyak mempengaruhi wacana kritis mahasiswa Indonesia dan kelompok kritis lainnya.

Kritik keras Soe Hok Gie pada era berkuasanya pemerintahan orde lama di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno yang dianggapnya kurang memperhatikan penderitaan rakyat yang menjadi pembakar api daya kritis mahasiswa saat itu. Selanjutnya, pada pemerintahan orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, daya kritis Soe Hok Gie tidak surut, bahkan semakin kencang.

Tanpa ada stigma apapun terhadap Gie, Gimbal Alas Indonesia 3676 mdpl menginisiasi untuk memasang prasasti Soe Hok Gie. Mengingat semangat yang begitu luar biasa yang diwariskan oleh Gie, maka sebagai bentuk  penghargaan dan penghormatan kepada Gie, bahwa Gie adalah sosok pahlawan pelestari sumber daya alam Indonesia.

Dalam rilisnya, koordinator kegiatan pemasangan prasasti oleh Gimbal Alas Indonesia, Teguh Priejatmono, mengungkapkan alasan–alasan pemasangan prasasti Gie. Soe Hok Gie adalah tokoh muda yang memiliki jiwa nasionalis, visioner dan progresif di jamannya yang mencintai bangsa dan tanah air Indonesia. Soe Hok Gie dengan pemikiran-pemikirannya yang idealis adalah patriot bangsa yang peduli pada penderitaan rakyat.

Gie adalah sosok idealis yang mencintai dan berjuang untuk kelestarian sumber daya alam Indonesia. Gie adalah tokoh pendiri Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI), yang menginsiprasi dan menjadi panutan bagi penggiat alam bebas dan pecinta alam diseluruh Indonesia, sehingga setelah tiadanya beliau, menjadi pemicu berdirinya organisasi-organisasi mahasiswa pencinta alam khususnya pada kampus-kampus perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia.

Memperhatikan hal tersebut, kata Teguh, maka dianggap penting untuk melaksanakan pemasangan prasasti In Memoriam Soe Hok Gie dan Idhan Lubis di Puncak Mahameru dengan kemanfaatan lain. Tujuannya juga sebagai titik identitas tempat atau lokasi guna memberi pedoman bagi para pendaki (khususnya pendaki pemula).

Jika sudah menemukan prasasti Soe Hok Gie dan Idhan Lubis ini, berarti para pendaki tersebut sudah berada di gerbang Puncak Mahameru 3676 mdpl. Berpedoman pada prasasti Gie sebagai titik balik yang memberikan arahan bagi para pendaki dari puncak untuk turun kembali pulang ke camp awal, sehingga mengurangi resiko tersesat.

Prasasti itu juga sebagai bahan perenungan diri bagi para pendaki (khususnya pendaki pemula) dengan melihat prasasti Soe Hok Gie dan Idhan Lubis ini, mereka akan sadar dan ingat pada kematian, sehingga akan menjadikan mereka lebih waspada, mawas diri dan lebih berhati–hati.

Prasasti Soe Hok Gie dan Idhan Lubis tersebut dengan letak lokasi pemasangan pada gerbang masuk para pendaki dari lereng bawah menuju area Puncak Mahameru 3676 mdpl, pada titik koordinat S 08°06’26.8” E 112°55’17.7”.

Gie merupakan sosok yang patut diteladani sebagai aktivis muda pada jamannya dengan rasa kecintaannya yang tinggi terhadap bangsa dan tanah air Indonesia tanpa harus terikat oleh sekat–sekat dikotomi yang berbau Suku, Ras dan Agama.

Ini sesuai dengan pesan Gie dalam ungkapannya, “Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah agar mahasiswa Indonesia (berkembang menjadi manusia–manusia yang biasa) menjadi pemuda dan pemudi yang bertingkah laku normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia”. (war)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Kamis, 10 Sep 2026 16:35 WIB | Peristiwa

Dampak Kekeringan di Malang. PTPN I Regional 5 Salurkan Air Bersih

PTPN I Regional 5 salurkan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Malang. ...
Rabu, 09 Sep 2026 08:02 WIB | Peristiwa

Peneliti Rekonstruksi Sejarah Erupsi Gunung Api Berdasar Karakterisasi Endapan Material Vulkanik

Rekonstruksi sejarah erupsi gunung api bisa berdasar pada karakteristik material vulkanik. ...
Rabu, 09 Sep 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Lima Jurnalis Hilang Kontak

Lima jurnalis hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau, FPI bantu pencarian. ...
Senin, 07 Sep 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Sekolah Kader GMNI Surabaya. Tri Prakoso: Literasi, Pondasi Membaca Realitas yang Terjadi

Rendahnya literasi, melemahkan kemampuan analisis, paparan penting pada Sekolah Kader GMNI Surabaya. ...
Senin, 07 Sep 2026 05:31 WIB | Peristiwa

Hari Aksara Internasional. Tanamkan Aksara Jawa Sebagai Warisan Budaya Bagi Generasi Muda

Lomba Menulis Aksara Jawa warnai Hari Aksara Internasional di Surabaya. ...
Minggu, 06 Sep 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Ricuh. Konferda DPD GMNI Jatim di Nganjuk

Konferda DPD GMNI Jatim ricuh. Diduga dipicu intervensi parpol dan sokongan dana. ...