x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Antrean Rusun Butuh Terobosan Extraordinary

Avatar bukti.id

Wakil Rakyat

Surabaya, bukti.id – Warga Surabaya saat ini banyak yang kesulitan memiliki tempat tinggal. Apalagi bagi warga miskin di kota ini, untuk mendapatkan tempat tinggal murah seperti tinggal di rumah susun (Rusun), butuh antrean panjang. Untuk itu, DPRD Kota Surabaya mengusulkan terobosan khusus guna memangkas antrean tersebut.

Disampaikan Fatkur Rohman ST MT dari Fraksi PKS saat hearing bersama Bagian Administrasi Pembangunan Pemerintah Kota Surabaya, Selasa (16/3/2021), bahwa antrean rusun di Surabaya ini jelas membutuhkan terobosan yang extraordinary.

“Saya pikir perlu sebuah analisa detail terkait kenapa kok pemkot terlihat berat dalam kaitan pembangunan rusunawa (Rumah susun sewa sederhana, red) selama ini, apa faktor ketersediaan lahan atau support APBN yang belum ada atau mungkin malah pertimbangan beban maintenance,” papar Fatkur.

Analisa ini, menurut Fatkur yang juga merupakan wakil ketua Fraksi PKS, sangatlah dibutuhkan untuk menentukan solusi atau kebijakan apa yang perlu dibuat pemkot Surabaya untuk mengentaskan 11.000-an antrean rusun saat ini. Jika tidak segera diberikan terobosan, ini akan menjadi bom waktu.

Diskusi selama ini di jajaran pemkot bersama komisi A Kota Surabaya selalu seputar bagaimana Pemkot Surabaya perlu menambah unit rusun. Dan pada kenyataannya, hanya sekitar 300-400 unit yang bisa disediakan pemkot di beberapa tahun terakhir untuk setiap tahunnya dan ini tidak menjadi jawaban yang memuaskan pengantre rusunawa.

“Kalau ternyata analisanya adalah karena beban maintenance, ayolah dipikirkan solusi lain yang out of the box, misal tidak fokus pada bangun rusunawanya, namun fokus pada pengentasan ekonomi warga pengantrenya. Jika pemkot ada terobosan misal 1 tahun bisa mengentaskan 1.000 saja dari antrean, itu baru spekatakuler,” tambah Fatkur.

Anggota Komisi A ini memberikan penjelasan bahwa problem utama warga antre rusun adalah kendala kemampuan ekonomi. Jadi jika ada 1.000 orang pengantre rusun bisa di treatment oleh pemkot dalam hal ekonomi, misal dengan dipekerjakan menjadi tenaga kontrak atau dicarikan pekerjaan dengan sebuah skema yang dibuat pemkot, maka mereka akan memiliki income/gaji bulanan yang cukup. Ini bisa bersifat penawaran ke mereka, sehingga mereka sadar akan pilihannya.

Bahkan ketika Pemkot membuat rumah susun sederhana milik (Rusunami) dan bisa skema nyicil, walau ini tetap harus dilihat regulasi apa memungkinkan, itu bisa dijangkau oleh mereka, itu akan lebih elegan sebagai solusi bagi warga.

“Dan sebagaimana usulan saya sebelumnya, senyampang dirumuskan terobosan extraordinary ini, pembuatan aplikasi antrean rusun perlu dibuat di pemkot agar kaidah transparansi juga terpenuhi. Dan dievaluasi berkala, jika ada yang sudah mampu dan keluar rusun, antrean di bawahnya otomatis naik, tentunya ini di luar yang bersedia dengan treatment ekonomi yang saya ulas diatas,” pungkas Fatkur.

Sementara versi Pemkot Surabaya, kesadaran warga yang sebenarnya sudah lebih mampu secara ekonomi untuk kemudian mundur dari penghuni rusun, masih rendah. Bahkan pemkot sedang merencanakan aplikasi data penghuni rusun dan diintegrasikan dengan data Dispendukcapil dan data MBR Dinsos. (war)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...