x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Ambil Langkah Darurat, Itu Perintah Presiden Jokowi

Avatar bukti.id

Peristiwa

Jakarta, bukti.id – Gempa yang melanda wilayah Jawa Timur (Jatim), memantik reaksi sigap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Seluruh elemen dan lembaga negara diperintahkan untuk menentukan langkah darurat, mencari dan menemukan korban yang tertimpa reruntuhan gempa di Jatim.

Instruksi Presiden Jokowi ditujukan terutama kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, dan Menteri Kesehatan, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Saya juga perintahkan panglima TNI dan Kepolri serta jajaran terkait lainnya baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota untuk menentukan langkah darurat dan mencari serta menemukan korban yang tertimpa reruntuhan dan segera melakukan perawatan pada korban serta penanganan dampak dari adanya gempa bumi ini,” ungkap Presiden Jokowi melalui keterangan pers, yang disiarkan melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (11/4/2021).

Presiden Jokowi menyatakan, telah mendapatkan laporan terkait dengan terjadinya gempa bumi di Jatim, termasuk adanya gempa susulan yang terjadi pagi hari ini.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari kepala BNPB mengenai terjadinya gempa bermagnitudo 6.1, yang terjadi di wilayah Provinsi Jawa Timur, pada hari Sabtu siang kemarin 10 April 2021. Dan, saya tadi mendapatkan laporan juga, bahwa terjadi gempa susulan pada pagi hari tadi,” papar Presiden Jokowi.

Atas peristiwa tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan duka citanya atas gempa berkekuatan 6.1 SR, yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jatim, Sabtu (10/04/2021), sekutar pukul 14.00 WIB.

“Saya, atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, menyampaikan duka cita mendalam atas adanya korban meninggal dunia,” tutur Presiden Jokowi.

Gempa berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang Selatan Kabupaten Malang, mengakibatkan 1.189 pemukiman warga di 15 kabupaten/kota di Jatim, rusak. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, 1.189 rumah itu rusak dengan kategori berbeda. Rinciannya 85 rumah rusak berat (RB), 250 rumah rusak sedang (RS), dan 854 rusak ringan (RR).

“Kerusakan juga dialami fasilitas umum (fasum) dengan total kerusakan 150 unit,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Raditya Jati, dalam rilis, Minggu (11/4/2021).

Dari peta guncangan dengan skala mengukur kekuatan gempa bumi Modified Mercalli Intensity (MMI), ujar dia, Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar mengalami intensitas guncangan pada IV MMI.

BPBD Malang melaporkan rumah RR 525 unit, RS 114, RB 57, sedangkan kerusakan pada fasilitas pendidikan 14 unit, fasilitas kesehatan delapan, tempat ibadah 26, dan jembatan 6 titik. (hea/edd)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 16 Sep 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Mengulik Hasil Uji Kompetensi Guru 2026 di Situbondo

Mengulik hasil uji kompetisi guru tahun 2026 di Situbondo yang terkait dengan penempatan jabatan. ...
Selasa, 15 Sep 2026 15:27 WIB | Peristiwa

PTP Nonpetikemas dan UNIBA Madura Dorong Industrialisasi Kawasan di Era Transformasi Ekonomi

PT Pelabuhan Tanjung Priok bersinergi UNIBA Madura lewat stadium general. ...
Kamis, 10 Sep 2026 16:35 WIB | Peristiwa

Dampak Kekeringan di Malang. PTPN I Regional 5 Salurkan Air Bersih

PTPN I Regional 5 salurkan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Malang. ...
Senin, 07 Sep 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Sekolah Kader GMNI Surabaya. Tri Prakoso: Literasi, Pondasi Membaca Realitas yang Terjadi

Rendahnya literasi, melemahkan kemampuan analisis, paparan penting pada Sekolah Kader GMNI Surabaya. ...
Senin, 07 Sep 2026 05:31 WIB | Peristiwa

Hari Aksara Internasional. Tanamkan Aksara Jawa Sebagai Warisan Budaya Bagi Generasi Muda

Lomba Menulis Aksara Jawa warnai Hari Aksara Internasional di Surabaya. ...
Minggu, 06 Sep 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Ricuh. Konferda DPD GMNI Jatim di Nganjuk

Konferda DPD GMNI Jatim ricuh. Diduga dipicu intervensi parpol dan sokongan dana. ...