x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Titik Tenggelam Kapal Van der Wijck Ditemukan

Avatar bukti.id

Nusantara

Lamongan, bukti.id – Eksplorasi kapal Van der Wijck di perairan pantai utara (pantura) Lamongan memasuki hari ke empat. Titik keberadaan kapal sudah ditemukan.

Catatan hasil penyisiran tim arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur hingga Minggu 2 Mei 2021, menyebutkan titik yang diduga lokasi karamnya kapal Van der Wijck berjarak 17 mil dari daratan.

Kapal Belanda panjang lebih dari 150 meter itu ditaksir beradabdibdasar laut berkedalaman 28-38 meter.

Hanya, menurut Arkeolog BPCB Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho, untuk memastikan apakah benar atau tidak masih harus di cek lagi dengan melihat ke dalam laut dengan metode penyelaman scuba.

“Ini perlu dicek lagi dengan melihat ke dalam lautan dengan metode penyelaman scuba,” ujarnya.

Kini, tim arkeolog BPCB Jawa Timur terus melakukan kegiatan. Yakni. Penyelaman untuk mendokumentasi keberadaan fisik bangkai kapal. Hanya, di luar dugaan, tidak mudah.

Tim menemui kendala serius di lapangan. Pastinya, karena faktor cuaca. Perairan laut pantura Lamongan sekarang ini sedang terdapat angin kencang.

Selain itu, arus deras di dalam air juga sangat mengganggu pemotretan maupun pengambilan gambar untuk video. Tentu, ini membahayakan untuk kegiatan penyelaman.

“Karena situasi demikian itu, kita tidak bisa melakukan penyelaman untuk mengambil foto ataupun vide. Dan, untuk solusinya, kita akan mencoba bwrangkat pagi agar cuaca lebih bersahab, “jelas Wicaksono.

Diterangkan pula, kendala awal saat pencarian bangkai kapal, adalah pemakaian sonar yang radius pencariannya sekitar 500 m x 500 m. Ini membutuhkan waktu.

Saat pencarian, dari sonar di radius sekitar 500 meter x 500 meter diketahui kalau ada sesuatu yang besar berada di dasar lautan.

“Dan, itu dilakukan selama kurang kebih 4 jam,” katanya.

Sebelumnya, BPCB Jatim bekerjasama Pemkab Lamongan melakukan ekspedisi dan eksplorasi keberadaan kapal Van der Wijck di perairan pantura Lamongan. Persisnya utara perairan laut wilayah Kecamatan Brondong.

Upaya ini diharapkan selain menyelamatkan harta karun laut juga bisa dijadikan sumber informasi masyarakat dan generasi mendarang.

“Selain itu, harapan besar kami nantinya bangkai kapal Vann der Wijck ini bisa menjadi lokasi wisata bawah laut Lamongan,” kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (ron)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Senin, 02 Nov 2026 15:15 WIB | Peristiwa

BRIN Minta Petani Waspadai Begomovirus yang Bisa Ancam Produksi Sayuran

BRIN ingatkan petani Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Begomovirus, yang berpotensi mengganggu produksi hortikultura. ...
Senin, 02 Nov 2026 09:30 WIB | Peristiwa

Malang Autism Center. 11 Tahun Sahabat Bagi Anak Autisme melalui OTA

Selama 11 tahun Malang Autism Center kian memperkuat komitmen memberikan layanan terapi dan pendampingan bagi anak dengan autisme.  ...
Senin, 02 Nov 2026 07:05 WIB | Hukum

Kejati Jatim Dalami Fakta Persidangan Dugaan Pungli Perizinan Dinas ESDM

Kejati Jatim tegaskan komitmen tangani dugaan pungli ESDM Jatim secara profesional objektif, dan transparan.  ...
Senin, 02 Nov 2026 06:31 WIB | Peristiwa

AXIS Nation Cup. Laga Para Juara, Lahirkan Bibit Atlet Futsal Nasional

Melalui kompetisi ANC, AXIS dan FFI membuka peluang bagi atlet futsal berpotensi di jenjang lebih tinggi. ...
Jumat, 30 Okt 2026 10:30 WIB | Ekonomi

BRIN Gandeng BNI Ventures. Bantu UMKM dan Startup Berbasis Riset Tembus Pasar Komersial

BRIN kolaborasi dengan BNI Ventures ajak UMKM dan startup berbasis riset tembus pasar komersial. ...
Jumat, 30 Okt 2026 08:10 WIB | Hukum

PMII Desak Polda Jatim Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan di Kawasan PIER

PMII desak Polda Jatim tindak tegas pelaku pengeroyokan di Kawasan PIER. ...