x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Curi Kabel Komunikasi PT KAI, Dua Pria ini Jadi Pesakitan

Avatar bukti.id

Hukum

Surabaya, bukti.id – Sejumlah enam pos penjagaan perlintasan kereta api tidak aktif menerima komunikasi. Ini lantaran kabel jalur komunikasi mulai dari Stasiun Wonokromo hingga Waru dicuri oleh Mat Saleh bin Jito dan Abdurahman. Gegara perilakunya, mereka diadili di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/9/2021).

Di persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Dedy Arisandi menghadirkan dua saksi dari kepolisian setempat dan petugas KAI Daops 8 Surabaya. Adapun kedua saksi, Aditya dan Agung Wahyu.

Dalam keterangan, Aditya salah satu petugas kepolisian setempat yang melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa.

Aditya bilang, penangkapan dilakukan karena berdasarkan ada laporan penjaga perlintasan KAI, bahwa sarana komunikasi enam pos penjagaan mulai dari stasiun Wonokromo hingga Waru mati.

Saksi bergerak menindak lanjuti laporan dan dilapangan melihat Mat Saleh sedang menggulung kabel sedangkan Abdurrahman menunggu di mobil jenis Avanza warna putih.

Dalam pemeriksaan ditemukan dua gulungan kabel berada dalam mobil Toyota Avanza, serta kabel yang hendak digulung Mat Saleh.

Masih menurutnya, kabel komunikasi perlintasan KAI masing-masing dipotong 50 meter.

“Di dalam mobil Abdurahman ditemukan barang bukti dua gulungan kabel. Terkait, Mat Saleh saat ditangkap sedang eksekusi kabel yang sudah di potong,” bebernya.

Sedangkan, Agung Wahyu salah satu pegawai KAI Daops 8 mengatakan, kedua terdakwa mengambil kabel komunikasi perlintasan kereta api.

Diketahuinya, Mat Saleh menggulung kabel dan Abdurahman nunggu di mobil. Alat yang digunakan mencuri kabel berupa gergaji, rompi safety dan tang.

Saksi juga ikut lakukan penangkapan dibantu kepala penjaga pos palang pintu perlintasan kereta api.

Dampak dari perbuatan kedua terdakwa, beresiko terlambat memberitahu di tiap-tiap pos penjagaan akan terjadi tabrakan pengguna jalan dengan kereta api.

Usai mendengarkan keterangan saksi, Majelis Hakim, Jan Manopo memberikan kesempatan terhadap kedua terdakwa. Kedua terdakwa dalam kesempatan tersebut, mengakui seluruh keterangan saksi.

Atas perbuatan terdakwa JPU menjerat keduanya sebagaimana yang diatur dalam pasal 363 KUHPidana. (slm)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...