x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Tahun ini, KPU Butuh Dana Rp8 Triliun

Avatar bukti.id

Pemilu

Jakarta, bukti.id – Meski pemilu masih digulirkan dua tahun lagi, namun tahun ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) membutuhkan anggaran Rp8 triliun. Dana tersebut guna memulai tahapan Pemilu Serentak 2024. Seperti yang disampaikan Komisioner KPU, Yulianto Sudrajat.

Anggaran itu, kata Yulianto, bakal digunakan untuk pembukaan pendaftaran partai politik peserta pemilu, dan seleksi badan ad hoc.

“Asumsinya dari Rp76 triliun, Rp8 triliun untuk kebutuhan 2022," ungkap Yulianto kepada jurnalis, dalam sebuah kesempatan di Kantor KPU, Jakarta, baru-baru ini.

Yulianto berkata, KPU berharap anggaran pemilu segera turun. Karena itu, mereka mengajak DPR RI dan pemerintah untuk membahas Peraturan KPU (PKPU) tentang tahapan, jadwal, dan program.

Ditambahkan, peraturan itu akan jadi modal KPU merumuskan anggaran pemilu. Menurut dia, KPU terbuka untuk membahas ulang dan merasionalisasi anggaran tersebut.

"Habis tahapan, nanti kita ke anggaran dan anggaran sudah kita kaji terus sampai berapa sih anggaran yang bisa kita efisiensi," ujar dia.

Yulianto masih enggan membeberkan jumlah anggaran yang telah dirasionalisasi. Tetapi, dia mengungkap sejumlah mata anggaran yang akan dikurangi.

"Seperti kita kurangi perbaikan gedung, pembelian tanah beberapa kabupaten, kota, provinsi yang sebenarnya sudah kita alokasikan. Nanti kita kerja sama difasilitasi pemda setempat," urai dia.

Untuk diketahui, pengesahan anggaran pemilu tertunda seiring wacana penundaan pemilu. KPU sempat mengajukan anggaran sekitar Rp86 triliun, tetapi dikritik pemerintah dan DPR RI.

KPU kembali mengajukan anggaran Rp76 triliun dalam beberapa rapat terakhir. Namun, usulan itu belum ada titik terang terkait penantandatangan antara pemerintah dan DPR RI. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 19 Sep 2026 09:10 WIB | Peristiwa

Munaslub AAI Tetapkan Prof Tjandra jadi Ketum AAI 2026–2031

Melalui Munaslub AAI di Surabaya, Prof Tjandra terpilih Ketum DPP AAI masa bakti 2026-2031. ...
Sabtu, 19 Sep 2026 06:01 WIB | Wakil Rakyat

Menyoal Tafsir UU Pelindungan Data Pribadi yang Jadi Perdebatan

Menyoal UU PDP. Abraham Sridjaja sebut merekam di ruang publik tak otomatis langgar hukum. ...
Kamis, 17 Sep 2026 05:53 WIB | Peristiwa

Pemkab Sumenep Siap Jadi KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 hektare lahan di Patean

Sumenep siap dukung penuh usulan Madura sebagai KEK Tembakau. Lahan 30 hektar disiapkan untuk program itu. ...
Rabu, 16 Sep 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Mengulik Hasil Uji Kompetensi Guru 2026 di Situbondo

Mengulik hasil uji kompetisi guru tahun 2026 di Situbondo yang terkait dengan penempatan jabatan. ...
Selasa, 15 Sep 2026 15:27 WIB | Peristiwa

PTP Nonpetikemas dan UNIBA Madura Dorong Industrialisasi Kawasan di Era Transformasi Ekonomi

PT Pelabuhan Tanjung Priok bersinergi UNIBA Madura lewat stadium general. ...
Kamis, 10 Sep 2026 16:35 WIB | Peristiwa

Dampak Kekeringan di Malang. PTPN I Regional 5 Salurkan Air Bersih

PTPN I Regional 5 salurkan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Malang. ...