x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Mudik Pakai Motor

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Jakarta, bukti.id – Pulang kampung alias mudik menjadi budaya tahunan oleh masyarakat setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.

Seiring dengan itu, pemerintah melalui Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta masyarakat tidak menggunakan sepeda motor saat mudik lebaran 2023. Alasannya, angka kecelakaan pemudik sepeda motor diprediksi masih sangat tinggi.

“Kita sampaikan untuk tidak mudik menggunakan motor. Kami berkoordinasi dengan Korlantas bahwa tingkat kecelakaan paling tinggi adalah kendaraan motor,” ujar Budi dalam koferensi pers di Jakarta, kemarin.

Budi memprediksikan, sebanyak 123 juta masyarakat yang bakal mudik Lebaran 2023. Terdapat 22 persen warga mudik menggunakan mobil pribadi.

“Untuk mobil pribadi memang akan terjadi suatu penumpukan di (Tol) Cipali dan di (Pelabuhan) Merak. Selain itu, sebesar 20 persen warga mudik menggunakan motor,” imbuh Budi.

Pemerintah, kata Budi, akan menyelenggarakan mudik gratis dengan moda transportasi bis. Ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan pribadi saat musim mudik.

“Kita menyiapkan 500 bis untuk mudik gratis. Kemudian, saya berharap kementerian lain dan swasta mengadakan mudik gratis, paling tidak untuk kalangan mereka sendiri,” pinta Budi.

Diketahui, pemerintah telah melakukan perubahan tanggal cuti bersama Idul Fitri 2023. Perubahan tersebut berupa dimajukan dan ditambahkan beberapa hari libur Lebaran 2023, yang sebelumnya telah ditetapkan dalam SKB 3 Menteri.

Kini, total libur Lebaran 2023 berjumlah tujuh hari dari sebelumnya yang ada enam hari libur. Perubahan tanggal libur Lebaran 2023 tersebut dimulai dari tanggal 19 April 2023 sampai 25 April 2023.

Perubahan libur Lebaran 2023 berawal dari usulan Menhub Budi Karya Sumadi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal tersebut disampaikan oleh Budi dalam konferensi pers usai rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/3/2023).

"Tadi ada keputusan Bapak Presiden berkaitan dengan cuti bersama. Kalau sekarang itu, cutinya sesuai dengan SKB 3 menteri dari tanggal 21 sampai tanggal 26. Kami tadi bersama-sama Kapolri mengusulkan liburnya maju dua hari. Jadi mulai dari 19 mulai libur, 20 libur, tapi masuknya 26, jadi tambah 1 hari, tapi di depan maju dua hari," papar Budi dalam konferensi pers di akun YouTube Setpres. (har)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...