x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pemantau Terbesar Pemilu adalah Rakyat Melalui Perangkat Seluler

Avatar bukti.id

Komisi DPR

Jakarta, bukti.id – Sebenarnya, pemantau terbesar dalam pengaman Pemilu 2024 mendatang, yakni masyarakat alias rakyat. Lantaran, masyarakat secara sehat dapat memanfaatkan perangkat selulernya untuk merekam situasi di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Begitulah penilaian anggota Komisi I DPR RI, Almuzzammil Yusuf.

“Menurut saya pemantau terbesar itu bukan dari partai politik, bukan dari pemantau capres,” ujar Almuzzammil di Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Sebelumnya, dirinya mempertanyakan kesiapan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam menyambut pemilu di 2024 mendatang. Sebab menurutnya, keamanan siber pada jaringan media di Indonesia masih rentan.

“Lembaga negara bahkan kemarin DPR diretas, dibobol oleh judi ya online. sehingga kita tanyakan karena ada program BSSN yang terkait dengan Pemilu itu,” imbuh politisi Fraksi PKS ini.

Almuzzammil juga mempertanyakan, bagaimana upaya BSSN untuk menjamin pengamanan siber sehingga tidak mudah dibobol. Dipertanyakan pula, bagaimana upaya BSSN guna mengamankan pengamanan siber sehingga tidak dirusak oleh oknum penyelenggara pemilu yang berniat buruk.

“Saya bicara oknum ya, bukan institusi. yang kami katakan kami punya punya pengalaman. kami meneliti di satu daerah itu terlibat oknumnya. Jadi entry data itu sudah sudah diubah oleh oknum bagaimana BSSN mengetahuinya?” ungkap dia.

Selain itu, legislator Dapil Lampung I ini juga mempertanyakan bagaimana BSSN menempatkan sumber informasi publik sebagai kontrol dari kemungkinan dia hacker atau kemungkinan dia oknum yang nakal dalam data.

“Dijelaskan oleh mereka (BSSN) mereka mempunyai sistem yang mungkin tadi dia katakan akan jadi rapat khusus ya. Dia sudah buat sekian divisi kerja sama dengan KPU dan programnya cukup panjang ya, 300 hari,” tambah dia.

Almuzzammil berujar, pembahasan secara teknis terkait pemilu akan dilaksanakan lebih lanjut dalam rapat khusus ke depannya. Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa elemen media sosial dan sebagainya akan menjadi salah satu sumber BSSN memantau dan menghargai pemantauan publik. (har)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...