x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Di Hari Juang TNI AD, Mayjen TNI Farid Makruf Didaulat Jadi Dewan Pembina ASPRIM

Avatar bukti.id

Peristiwa

Pamekasan – Pangdam V/Brawijaya 2022-2023 Mayjen TNI Farid Makruf, saat menonton pertandingan kerapan sapi, didatangi sejumlah pelaku pariwisata seluruh Madura.

Kejadiannya, di Lapangan Sape Kerap Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Minggu (15/12/2025).

Rupanya, para pelaku pariwisata yang tergabung dalam Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM) itu mendaulat jenderal bintang dua TNI itu untuk menjadi Dewan Pembina.

Sekjen ASPRIM, Ach Choirul Ramadani mengatakan alasan pihaknya menjadikan Mayjen TNI Farid Makruf sebagai jadi Dewan Pembina karena beberapa alasan. Pertama, Putra Daerah. Latar belakang putra daerah yang berasal dari Madura khususnya dari Bangkalan, dimana menurut Choirul -sapaan karibnya- proses sang tokoh sampai berada pada titik saat ini, merupakan motivasi bagi semua lapisan pelaku pariwisata untuk selalu optimis dan punya harapan panjang.

“Kisah hidup beliau yang luar biasa menjadi motivasi kami bahwa selaku pengelola sektor pariwisata Madura bisa juga terus berkembang dan sejajar dengan daerah lain sehingga ke depannya mampu memberikan dampak kesejahteraan bagi warga dan pelaku pariwisata yang terlibat di dalamnya,” ujar Choirul.

Selain itu, Farid Makruf, lanjutnya, adalah sosok yang dikenal sebagaii pecinta budaya, dimana terbukti dengan kecintaannya pada Tradisi Budaya Kerapan Sapi Madura. “Kecintaan beliau ini sebagai bentuk kepedulian dalam upaya pelestarian Tradisi Budaya Kerapan Sapi Madura sehingga nantinya diharapkan tradisi budaya ini akan berkolaborasi dalam pemanfaatannya dengan rencana pengembangan dan pemajuan Pariwisata Madura,” imbuh Choirul.

Dan tak kalah penting, lanjut Choirul, aspek ketokohan Farid Makruf yang dikenal menjadi salah satu representasi dari berbagai banyak Tokoh Madura yang memiliki prestasi gemilang. Raihan prestasi itu pun diharapkan mampu ditularkan pada segenap pengurus dan anggota ASPRIM.

“Tentu harapannya raihan prestasi gemilang bilang bisa tertular ke kami sehingga nantinya bisa memberikan support kepada pelaku pariwisata Madura agar terus berkarya dan punya semangat kepedulian dalam pengembangan dan pemajuan Pariwisata Madura,” tandasnya.

Terpisah, Farid yang saat ini mengemban amanah sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhanas RI itu, bakal senantiasa mendukung apapun langkah positif anak bangsa dimanapun dan kapanpun, lebih-lebih dari Madura.

“Anak-anak bangsa adalah aset masa depan bangsa dan negara. Keinginan positif kawan-kawan ASPRIM ini saya baca sebagai bagian dari energi sinergi dan kolaborasi. Tentu saya sangat mendukung giat positif yang dilakukan ASPRIM sehingga dengan penuh kebanggaan siap menjadi bagian Keluarga Besar ASPRIM,” tegas Farid.

Pria yang pernah diamanahi sebagai Kaskostrad periode 2023-2024 itupun menambahkan, permintaan ASPRIM untuk menjadikan dirinya untuk melangkah bersama demi kemajuan pariwisata Indonesia khususnya Madura di momen Hari Juang TNI AD yang ke-79 terasa istimewa.

“Bahwa dengan semangat Hari Juang TNI AD tersebut, perjuangan TNI demi ibu pertiwi, untuk bangsa dan negara dapat dilakukan di berbagai sektor, yang salah satunya adalah bagaimana ikut berperan mengembangkan sektor pariwisata demi mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045. Terima kasih atas kepercayaan kawan-kawan ASPRIM dan sebagai TNI, apapun itu demi Indonesia, saya siap memberikan dukungan,” paparnya.

Pati TNI Abituren 1991 itu pun punya pesan untuk ASPRIM agar terus mengembangkan budaya dan tradisi positif Madura serta berupaya secara konsolidatif dan solid untuk menghilangkan tradisi yang justru semakin memperburuk citra Madura misalnya budaya carok.

“Tentu dalam melangkah bersama ini, ASPRIM harus bisa menghidupkan budaya dan tradisi positif di Madura sebagai bagian inherent mengembangkan dan memajukan pariwisata dan menghilangkan tradisi-tradisi buruk. Misalnya budaya carok, maka harus bisa diambil sisi positifnya bagi kehidupan masyarakat Madura yaitu membela kebenaran, kejujuran dan harga diri serta kemampuan ilmu bela diri bukan dalam pemaknaan yang negatif yang berdampak buruk pada citra Madura secara umum ataupun secara khusus pada sektor pariwisata Madura,” pungkasnya. (ikhsan)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...