x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Mengulik Pembangunan Fly Over Gedangan Sidoarjo, Target Mulai 2027

Avatar bukti.id

Peristiwa

Butuh dana Rp400 miliar 

Sidoarjo – Tampaknya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tak main-main dengan rencana proyek Fly Over Gedangan, yang ditaksir menghabiskan dana nyaris menyentuh setengah triliun Rupiah tersebut. Terbaru, pemkab setempat menggelar sosialisasi pengadaan tanah untuk memulai pembangunan proyek. 

Dalam sebuah wawancara dengan media, Bupati Sidoarjo Subandi mengakui, sosialisasi ini ditujukan kepada ratusan warga pemilik lahan yang terdampak proyek. Skema yang diterapkan adalah ganti untung dengan total 66 pemohon pemilik objek tanah.

“Masyarakat mendukung pembangunan Fly Over Gedangan, tidak ada pertanyaan yang sifatnya menyulitkan pembebasan. Semua akan diganti sesuai penilaian appraisal tertinggi tanpa makelar. Pemkab juga tidak bisa mempengaruhi, dan nilai tertinggi yang akan digunakan,” ujar Subandi belum lama ini.

Disebut, Pemkab Sidoarjo menargetkan pembebasan lahan tuntas pada November 2026 dan memulai pembangunan fly over pada 2027. Berdasarkan hasil kajian, Subandi menyebut pembangunan Fly Over Gedangan merupakan program prioritas untuk mengurai kepadatan di wilayah tersebut yang merupakan kawasan industri.

Program ini juga telah disampaikan kepada pemerintah pusat dan mendapat dukungan dari menteri hingga presiden.

“Karena di situ daerah industri, tentu yang dari timur maupun barat, karena kalau kita kasih setopan kadang kesadaran masyrakat belum ada. Crowded itu selama bertahun-tahun di sana, makanya kita carikan alternatif fly over,” papar dia.

Desain konstruksi Fly Over Gedangan direncanakan memiliki panjang 700 meter dengan desain kurang lebih sama seperti Fly Over Waru. Subandi menyebut proyek ini membutuhkan total Rp400 miliar, nantinya sebagian anggaran bakal diajukan ke pemerintah pusat.

“Kalau melihat anggaran semua total Rp400 miliar, hari ini kita sudah siapkan Rp200 miliar, sisanya nanti diusulkan ke Kementerian. Persis seperti Fly Over Waru, kurang lebih panjangnya 700 meter,” ungkap dia.

Mendukung pernyataan Subandi, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo, M Makhmud menjelaskan, berdasarkan kajian teknis Detail Engineering Design (DED), trase proyek digeser ke sisi timur.

Pergeseran tersebut mempertimbangkan efisiensi, kondisi topografi tanah, serta dampak terhadap masyarakat.

“Ada penghematan waktu, efisiensi anggaran, dan pergeseran trase ke sisi timur merupakan pertimbangan teknis DED fly over Gedangan dan hasil geometrik BBPJN menunjukkan sisi timur memiliki daya dukung tanah dan kondisi topografi yang lebih ideal untuk struktur bawah jembatan serta bidang yang terdampak lebih sedikit dengan luas pembebasan lahan yang terdampak adalah 45.822 meter persegi dan 89 KK serta lebih banyak lahan yang berstatus milik negara seperti Polsek, Puskesmas, PDAM, dan lahan milik PT KAI,” urai Makhmud. (knis-kwan)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...
Jumat, 16 Okt 2026 17:05 WIB | Peristiwa

Pemulihan Pascabencana. Enam Unit Arsinum Karya BRIN Dikirim Bertahap

Enam unit Arsinum karya BRIN dikirim ke Aceh, Sumut dan Sumbar untuk pemulihan pascabencana. ...