Tingkatkan PAD, Pemkab Lamongan Terapkan Parkir Nontunai
Lamongan – Seperti kota dan kabupaten lain di Jawa Timur, Lamongan bakal menerapkan sistem pembayaran retribusi parkir secara digital alias nontunai melalui QRIS. Langkah awal, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, menerapkan di 43 titik parker, sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Penerapan pembayaran parkir nontunai tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dishub Lamongan dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Lamongan, terkait layanan penerimaan retribusi parkir secara digital.
Pada acara tersebut, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan digitalisasi pembayaran parkir diharapkan membuat penerimaan retribusi lebih akurat, akuntabel, dan efisien.
“Harapannya dengan digitalisasi ini pendapatan daerah, khususnya PAD dari sektor retribusi parkir, akan semakin meningkat karena pembayarannya lebih akurat, akuntabel, dan pelayanannya juga lebih baik,” katanya Yuhronur di Lamongan, belum lama ini.
Di bagian lain, Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo mengatakan, sistem pembayaran nontunai akan diterapkan di sekitar 43 titik parkir yang berada di Kecamatan Lamongan dan Babat.
Menurut Dianto, digitalisasi pembayaran parkir merupakan bagian dari transformasi tata kelola layanan publik untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan serta kebocoran penerimaan retribusi.
“Kami siap melaksanakan sistem ini bersama seluruh petugas parkir agar pengelolaan retribusi dapat berjalan lebih baik dan mendukung peningkatan PAD,” ujar dia.
Sedang Pemimpin Bank Jatim Cabang Lamongan, Bindan Seno Aji menyebut sistem pembayaran QRIS memungkinkan transaksi parkir dilakukan lebih cepat, mudah, dan dapat dipantau secara real time.
Implementasi pembayaran parkir nontunai, lanjut dia, bakal diawali dengan peluncuran bertahap (soft launching) pada 10 Agustus 2026 disertai sosialisasi kepada masyarakat dan petugas parkir sebelum diterapkan secara penuh. (benny-cebe)
Editor : heddyawan