Dukung Pertanian di Sambeng, Lamongan Bangun Embung Wono Tirto Lestari
Lamongan, bukti.id – Guna mendukung pengairan pertanian dan menyediakan cadangan air bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, tak main-main soal ini. Pemda setempat membangun Embung Wono Tirto Lestari di Desa Kedungbanjar, Kecamatan Sambeng, yang ditandai dengan kehadiran Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat tasyakuran dan peninjauan lokasi terkait proyek tersebut.
Bupati Yuhronur bilang, pembangunan embung menjadi salah satu upaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan air saat musim kemarau.
“Selain dipelihara dengan baik, pemanfaatannya juga harus diatur. Saya berharap masyarakat berkoordinasi dengan pihak yang membidangi sumber daya air agar optimal dan tidak sampai terjadi rebutan air,” harap Yuhronur, usai peninjauan embung di Sambeng.
Dijelaskan, Embung Wono Tirto Lestari direncanakan memiliki luas sekitar 3,80 hektare dengan kapasitas tampungan efektif mencapai 95 ribu meter kubik air. Embung tersebut diproyeksikan mendukung pengairan 16 hektare sawah dengan kebutuhan air sekitar 48 ribu meter kubik setiap masa tanam.
Pembangunan embung direncanakan berlanjut pada 2027 melalui penyediaan pelimpah berpintu, dan peningkatan jaringan irigasi berupa saluran pasangan sepanjang 144 meter. Adapun tanggul embung dirancang sepanjang 200,18 meter, lebar lima meter, dan tinggi maksimum 4,4 meter.
"Selain pembangunan embung, pada 2026 kami telah melakukan pengerukan delapan hingga sembilan waduk di wilayah Sambeng untuk mengoptimalkan kembali fungsinya sebagai sumber pengairan pertanian," kata dia.
Di bagian lain, perwakilan Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto, Bima Andrayuwana memaparkan, pembangunan embung dapat dilaksanakan setelah permohonan pemanfaatan kawasan memperoleh persetujuan Kementerian Kehutanan melalui mekanisme kerja sama dengan Perum Perhutani.
“Masyarakat juga diharapkan menjaga kelestarian kawasan hutan dan embung agar manfaatnya berkelanjutan,” pesan dia.
Usai acara seremoni, dilakukan aksi penanaman pohon di sekitar kawasan embung sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung keberlanjutan fungsi embung dalam pengelolaan sumber daya air. (benny-heddy)
Editor : heddyawan