x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Bawaslu RI Beberkan Lima Tantangan Pengawasan Pilkada Serentak

Avatar bukti.id

Pemilu

Jakarta, Bukti – Selama masa pandemi Covid-19, ada beberapa tantangan dalam pengawasan Pilkada serentak 2020. Untuk itu, ada beberapa langkah yang tengah disiapkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Hal ini diungkapkan anggota Bawaslu Rahmat Bagja. Menurut dia, ada lima tantangan pengawasan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemik Covid-19. Dia mengungkapkan, pertama, munculnya jenis pelanggaran administrasi baru. Kedua, lanjut Bagja, memastikan kesediaan semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Bawaslu akan memastikan Pilkada sehat, maka semua pihak di dalamnya terutama masyarakat harus tetap sehat,” tegas Bagja saat mengikuti seminar daring tentang New Normal dan Pilkada berjudul Peluang dan Hambatan yang diselenggarakan DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (9/6/2020).

Dia melanjutkan, ketiga, membutuhkan adaptasi regulasi seperti Perbawaslu dan imlementasinya yang sesuai dengan kondisi pandemik Covid-19. "Tantangan kempat yaitu terdapat daerah-daerah dengan indeks kerawanan tinggi," tuturnya.

Kelima, sebut Pria kelahiran Medan, Sumatra Utara ini yaitu diskresi petahana dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) perlu mendapat pengawasan dan sesuai aturan. “Poin kelima ini menurut saya tantangan yang saat ini terus diingatkan Bawaslu supaya tidak ada penyalahgunaan Bansos,” tegas Bagja.

Selain itu, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu ini mengungkapkan, Bawaslu terus melakukan persiapan pengawasan dan penindakan pelanggaran pemilihan di masa pandemik Covid-19. Dia mengatakan, Bawaslu sedang menyusun kerangka hukum pengawasan tahapan serta penindakan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pemilihan yang disesuaikan dengan keadaan pandemik.

Bagja menambahkan, Bawaslu sedang melakukan pemetaan jenis-jenis pelanggaran baru dalam Pilkada di masa pandemik dan skenario pengawasan serta penindakan yang efektif. Alumnus Hukum Universitas Indonesia ini menyebutkan sarana dan prasarana pengawasan bagi pengawas pemilu sesuai protokol kesehatan juga masuk hal yang disiapkan Bawaslu.

“Persiapan sarana dan prasarana bagi pengawas Pemilu di daerah sesuai protokol kesehatan juga menjadi hal yang perlu kami persiapkan. Itu termasuk, penyiapan terkait optimalisasi pengawasan berbasis teknologi informasi dan optimalisasi pusat pengawasan partisipatif,” jelasnya. (war)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...