Lamongan, bukti.id – Insiden aksi terorisme walk wolf yang mampu menyelinap Mabes Polri berimbas pada pengamanan di setiap jajaran kepolisian hingga ke tingkat bawah. Tidak terkecuali Polres Lamongan.
Setiap orang yang hendak berkepentingan wajib menjalani pemeriksaan begitu memasuki halaman mapolres yang ada di Jalan Kombes Pol Duriyat tersebut.
Baca juga: Keselamatan Pasukan UNIFIL Indonesia di Timur Tengah Wajib Jadi Prioritas
Bahkan pemeriksaan terkesan sangat ketat. Diiawali pemeriksan dengan menggunakan metal detector, kemudian penggeledahan. Khususnya bagi pengunjung yang membawa tas.
Proses pemeriksaanya terbagi. Bagi pengunjung laki-laki diperiksa polisi laki-laki. Sedang pengunjung perempuan diperiksa polwan.
“Saya tidak merasa terhambat. Malah turut senang ada pemeriksaan ini. Karena ini demi antisipasi munculnya kejahatan seperti yang baru saja terjadi Mabes Polri,“ kata seorang pengunjung.
Baca juga: KontraS Desak Kasus Andrie Yunus Diusut Lewat Peradilan Umum
Menurut Wakapolres Lamongan, Kompol Agya S Bawana, pengamanan yang dilakukan merupakan instruksi Kapolri. Bahkan diminta lebih ketat, dengan tetap melakukan pelayanan masyarakat dengan baik.
Pemeriksaan dilakukan dengan periksa badan dan barang bawaan. Sesuai prosedur, pemeriksaan dilakukan untuk masing-masing-pengunjung. Polisi laki-laki memeriksa pengunjung laki-laki dan polwan memeriksa pereKapolr
Baca juga: Penjelasan Detail Puspom TNI Terkait Empat Prajurit Pelaku Teror Air Keras
“Ini kita lakukan sampai ada instruksi dari atas. Tapi bagaimanapun ini kita lakukan walauoun tidak ada ancaman bom atau kejadian yang sudah ada,“ katanya.
Sedang pengamanan tidak hanya di mapolres. Tapi, juga di seluruh polsek atau pos-pos dan simpul-simpul kepolisian. (ron)
Editor : heddyawan