Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, seolah tidak mengenal istilah ‘menginjak rem’ terkait pelaksaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya. Selain mempercepat proses pembangunan fisik koperasi di beberapa lokasi, para operator dan pengurusnya juga digenjot melalui pelatihan.
Karena itu, PT Agrinas Nusantara (AN) menyiapkan bimbingan teknis (bimtek) bagi pengurus KDKMP di Kabupaten Lamongan, guna memperkuat kapasitas manajerial dan operasional koperasi.
Baca juga: KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan
Senior Vice President (SVP) Keuangan PT AN, Paulo mengatakan, persiapan bimtek tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur koperasi di lapangan.
"Kolaborasi antara TNI dan sektor korporasi strategis sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program penguatan ekonomi perdesaan," kata Paulo di Lamongan, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026).
Dijelaskan, bimtek akan difokuskan pada pelatihan manajerial dan teknis bagi calon pengurus koperasi sebagai upaya memperkuat tata kelola KDKMP secara profesional dan berkelanjutan.
Baca juga: SPPG Evaluasi Bulanan. Ini Imbauan Dandim 0812 Lamongan
Sebelumnya, pihaknya PT AN meninjau lokasi KDKMP di Desa Karanglangit dan Desa Sukorejo, sebagai bagian dari tahap awal implementasi program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
Di Karanglangit, tim meninjau kelayakan bangunan serta aksesibilitas guna mendukung distribusi logistik hasil pertanian. Sementara di Desa Sukorejo, peninjauan difokuskan pada potensi ekonomi lokal yang dapat diintegrasikan dalam ekosistem koperasi.
Baca juga: Pemkab Lamongan Serahkan 50 Truk Operasional KDKMP
Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, yang mendampingi kunjungan tersebut menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal.
Berdasarkan data Kodim 0812 Lamongan sebanyak 117 unit KDKMP di wilayahnya telah rampung dibangun dari total 229 unit yang direncanakan sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa. Program KDKMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi perdesaan melalui sistem pengelolaan koperasi yang modern dan terintegrasi dengan potensi lokal. (benny)
Editor : heddyawan