Jadi Partai Keempat

Gerindra Keluarkan Rekom Dukung Yuhronur-Rouf

bukti.id
Yuhronur Efendi didampingi Abdul Rouf saat menerima surat rekomendasi dari Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadat.

Lamongan, bukti.id – Partai Gerindra mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Yuhronur Efendi – Abdul Rouf sebagai bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lamongan 2020.

Surat rekomendasi dari DPP Gerindra tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur MH Rofik dan Sekertaris DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadat, Senin (3/8/2020). Saat itu, DPC Gerindra Lamongan dihadiri Ketua Tsalits Fahami beserta beberapa jajaran pengurusnya.

Baca juga: Hebat. Lamongan Jadi Percontohan Pertanian Modern Tanah Air

Keputusan Partai Gerindra sempat mengejutkan berbagai pihak. Karena, sebelumnya sempat dikabarkan ikut mendukung Sholahuddin yang diusung Partai kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan, sebelumnya sempat menggelar acara  konsolidasi bersama PKB dan PDI Perjuangan.

Dibuktikan pula, banner Sholahudin yang sudah menyebar selama ini juga mencantumkan tiga partai pendukung, PKB, PDI Perjuangan dan Gerindra.

“Alhamdulillah. Tadi siang surat rekomendasi itu baru saja kami terima di Kantor Partai Gerindra Jawa Timur. Ini saya masih di Surabaya, ‘’ kata Yuhronur kepada bukti.id, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Sembilan Agenda Prioritas Pembangunan 2027 untuk Lamongan. Jamula, Salah Satunya

Sementara Yuhronur mengatakan, dengan surat rekomendasi yang diterima dari Gerindra semakin menambah kepercayaan diri untuk mengikuti kontestasi Pilkada Lamongan 2020 yang bakal digelar 19 Desember.

“Karena Gerindra ini menjadi partai keempat yang mengusung kami. Sebelumnya sudah ada PAN, Golkar dan PPP. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan menerima surat rekomendasi dari partai lainnya lagi,” terangnya.

Baca juga: SPPG Evaluasi Bulanan. Ini Imbauan Dandim 0812 Lamongan

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Gerindra Lamongan A Anshori mengatakan, keputusan Gerindra merekomendasi pasangan Yuhronur - Abdul Rouf  tidak asal-asalan, melainkan melalui berbagai pertimbangan.

“Pastinya ada proses panjang dan beberapa pertimbangan. mulai dari penjaringan, survei, dan meneliti rekam jejak,” katanya. (ron)

Editor : W Aries

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru