x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Sumringah, Bansos PKH Cair

Avatar bukti.id

Peristiwa

Jakarta, bukti.id – Sumringah. Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di seluruh Indonesia, tak lama lagi bakal menerima kucuran bantuan sosial (Bansos).

Kementerian Sosial (Kemensos) mengklaim telah mentransfer bantuan sosial (Bansos) sejak awal Ramadan. Total Bansos senilai Rp6.53 triliun diberikan kepada 9.074.584 KPM PKH di seluruh Indonesia.

Bantuan itu diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat sekaligus merangsang perputaran ekonomi masyarakat.

“Pencairan bantuan ini untuk tahap II. Kebetulan bulan April, jadi pas bersamaan dengan awal puasa,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam rilisnya, Sabtu (17/4/2021).

Apalagi, kata Risma, pengeluaran masyarakat di bulan puasa lebih tinggi dibanding dengan hari-hari biasa. Peningkatan pengeluaran masyarakat terjadi karena meningkatnya kebutuhan makan dan minum. Misalnya, kebutuhan saat berbuka puasa atau sahur.

Menteri Sosial Tri Rismaharini. 

“Bulan puasa pengeluaran akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan saur maupun buka puasa, untuk beli takjil atau beli makanan tambahan lainnya,” ujar dia.

Pencairan bansos PKH, imbuh mantan Wali Kota Surabaya ini, diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi. Sebab, semakin banyak peredaran uang di masyarakat, akan mendorong semakin tinggi daya beli masyarakat.

“Kalau daya beli meningkat maka pedagang kecil juga akan terkena dampaknya, dagangan jadi laku dan bisa mendapatkan untung,” kata dia.

Berdasarkan data dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kemensos, alokasi anggaran bansos PKH tahun 2021 sebesar Rp28,71 triliun, dan telah disalurkan dua tahap. Masing-masing sebesar Rp15,35 triliun, yaitu bulan Januari 2021 sebesar Rp6.82 triliun, dan bulan April Rp6,53 triliun.

Sekedar informasi, PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau lebih komponen. Yaitu komponen kesehatan dengan kategori ibu hamil dan anak balita.

Selanjutnya, komponen pendidikan dengan kategori anak SD atau MI atau sederajat, anak SMP atau MTs atau sederajat, dan anak SMA atau MAN atau sederajat. Berikutnya, komponen kesejahteraan sosial dengan kategori lanjut usia diatas 70 tahun dan kategori disabilitas berat.

Untuk pencairan bantuan, Kemensos menggandeng sejumlah bank yang tergabung dalam bank Himbara. Seluruh penerima bantuan KPM PKH mendapatkan bantuan langsung ke rekeningnya.

“Mereka bisa mencairkan di ATM bersama, e-warong, dan agen-agen bank yang ditunjuk oleh bank penyalur,” pungkas Risma. (edd)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 19:15 WIB | Hukum

Menguak Kasus Bea Cukai. KPK Periksa Lebih dari 20 Forwarder

KPK periksa 20 lebih perusahaan forwarder terkait penyidikan dugaan suap di Bea Cukai. ...