x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Kemenag Gelontor Kuota Internet Gratis ke Siswa, Mahasiswa dan Guru

Avatar bukti.id

Pendidikan

Jakarta, bukti.id – Kebutuhan paket data internet menjadi kebutuhan utama dalam menunjang pendidikan, mengingat model belajar-mengajar selalu bertumpu pada dunia teknologi ini. Apalagi saat ini lebih banyak dilakukan dari rumah.

Mahfum, jika Kementerian Agama (Kemenag) menganggarkan Rp479 miliar untuk mendukung kebutuhan bantuan paket data internet. Bantuan itu dikhususkan untuk siswa, mahasiswa, dan guru bagi sekolah dan perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag, selama tiga bulan ke depan.

Kebijakan itu diambil, lantaran lebih dari 10 juta siswa dan 1,6 juta mahasiswa binaan Kemenag, terdampak Covid-19 dan harus menempuh model belajar mengajar dari rumah.

“Bantuan kuota internet selama September, Oktober dan November, dianggarkan Rp479 miliar. Selanjutnya, Kementerian Agama akan mengusulkan kembali kekurangan tambahan anggaran Rp243 miliar kepada Kementerian Keuangan,” ungkap Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, dalam keterangan resmi, Kamis (5/8/2021).

Yaqut bilang, Kemenag juga menetapkan kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Keringanan tersebut terdiri dari pengurangan, perpanjangan waktu pembayaran dan penyicilan pembayaran UKT pada PTKN BLU.

Menurut Yaqut, berbagai program tersebut adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung pada situasi darurat pandemi.

“Agar tidak terjadi learning loss dan meningkatnya angka putus sekolah/kuliah,” ujar Yaqut.

Yaqut menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai program lain untuk penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di bidang pendidikan. Di antaranya, dengan melakukan refocusing anggaran Ditjen Pendis sebesar Rp574 miliar untuk penanganan Covid-19.

Kemenag juga mengembangkan Kurikulum Darurat Madrasah, Pengembangan Kompetensi Guru untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Penyaluran BOS Madrasah sebesar 3,668 triliun.

“BOS madrasah yang digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran digital dan optimalisasi sanitasi madrasah,” imbuh Yaqut.

Bantuan kuota internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun 2021 ini merupakan kolaborasi dari tiga kementerian, yakni Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, pada tahun anggaran 2020, Kemenag telah memberikan bantuan paket data internet untuk mendukung PJJ kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen. (edd)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...