Connect with us

DPR RI: Itu Hak Warga

Perlu Rakyat Tahu. Belum Vaksin Bukan Penghalang Cairkan BPUM


Karena itu, anggota Komisi VI DPR RI Daeng Muhammad (foto: net)

Jakarta, bukti.id – Kerap mendapatkan laporan warga yang menghubunginya, gegara tidak dapat melakukan pencairan BPUM dengan dalih harus membawa sertifikat vaksin, atau dengan kata lain sudah melakukan suntik vaksin, membuat Daeng Muhammad geram.

Karena itu, anggota Komisi VI DPR RI itu mendesak agar para penerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) tidak dihalangi haknya mencairkan dana tersebut hanya karena belum divaksinasi.

“Saya bilang kepada mereka (warga), tidak pernah dengar dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah ada aturannya itu (harus bawa sertifikat vaksin). Alasan mereka, ada imbauan dari Muspida setempat harus bawa vaksin. Kalau tidak bawa, (BPUM) tidak bisa dicairkan,” tukas Daeng dalam Rapat Kerja dengan Menkop-UMKM RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senayan, kemarin.

Daeng meminta agar Menkop-UKM Teten Masduki menegaskan agar tidak perlu ada syarat membawa sertifikat vaksinasi untuk mencairkan UMKM. Sebab, Daeng bilang, program vaksinasi pemerintah belum dilakukan secara merata di seluruh daerah, terlebih bagi warga yang memiliki penyakit komorbid sehingga tidak dapat divaksinasi.

“Tolong ditegaskan Pak Menteri, bahwa ini kemudahan (BPUM) ini hak rakyat yang diatur konstitusi sudah harus bisa dicairkan. Tidak boleh ada imbauan yang halangi orang cairkan BPUM yang nilainya Rp1,2 juta. Sementara kondisi saat ini, (BPUM) itu sangat menolong kita,” tegas Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Meskipun begitu, Daeng mengapresiasi realisasi penyaluran BPUM yang sudah mencapai 99,29 persen dari pagu Rp15,63 triliun atau sudah menyentuh Rp15,24 triliun, kepada 12,7 juta pelaku UMKM.

“Walaupun kita belum puas tapi daya usaha untuk lakukan itu saya hargai itu. Mudah-mudahan itu bisa juga dirasakan oleh seluruh rakyat,” pungkas Daeng. (hea)

Click to comment

bukti.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Trending