x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pemprov Jatim Gelar Musrenbang Online

Avatar bukti.id

Ekonomi

Surabaya, bukti.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (27/4/2020).

Musrenbang yang digelar secara online itu, membahas pemulihan ekonomi pasca-Pandemi Covid-19. Sejumlah kepala daerah turut serta dalam Musrenbang, di antaranya Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Salah satu materi pembahasan yang berkaitan pemulihan ekonomi pascapandemi, yakni pemberian bantuan sosial ekonomi untuk 9,7 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang harus segera bangkit, begitu Pandemi Covid-19 dinyatakan tuntas.

“Ini harus dilakukan penyiapan yang lebih sistemik. Kami sudah meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim untuk melakukan pelapisan terhadap UMKM,” pinta Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin Musrenbang.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah, yang turut hadir dalam Musrenbang mengatakan, ada beberapa pokok pikiran yang jadi usulan DPRD Jatim. Utamanya, soal ketahanan pangan.

Menurut Anik, Pemprov Jatim seharusnya menjadi baperstok nasional atau pengelola persediaan bantuan bencana alam. Tetapi di lapangan harga gula masih Rp18.500 perkilogram dari HET Rp12.500 perkilogram.

“Maka, menurut saya, Pemprov Jatim harus meningkatkan ketahanan pangan di Jawa Timur,” kata dia.

Kemudian, soal penataan kembali strategi pembangunan di kawasan industry, terutama Industri pariwisata dan pertanian terpadu. Anik menilai, kawasan industri perlu dikembangkan karena industri hanya berkutat pada Sidoarjo, Surabaya, Gresik dan Kediri.

“Ini berakibat ada kesenjangan antar wilayah,” kata politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Selanjutnya, terkait dukungan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini, 85 persennya berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Pajak Nomor Kendaraan Bermotor (BPNKB). Anik menyebut, akan ada masanya pembelian kendaraan berkurang.

“Bisa jadi karena overload, kendaraan akan diberlakukan moda transportasi umum. Jadi, perlu kiranya Pemprov Jatim memaksimalkan potensi wisata di Jatim sebagai solusi suporting PAD,” tukas dia.

Anik memperkirakan, sektor pariwisata akan menjadi primadona setelah masa Pandemi Covid-19 ini berakhir. Masyarakat Jatim juga masyarakat dari daerah lain di Jatim dia perkirakan akan menyerbu destinasi wisata setelah jenuh mengisolasi diri di rumah.

“Karena selama pandemi, kan, lebih banyak di rumah. Salah satu tujuan utama masyarakat setelah pandemi ini tentu saja berwisata. Dan pengelolaan tempat wisata ini bisa juga mengembalikan PAD yang hilang,” imbuh dia. (edd)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...