x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Polda Jatim Amankan 89 Orang Diduga Terlibat Pembakaran Gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari

Avatar bukti.id

Hukum

Kapolda Nanang: Lakukan cara elok dan santun, bukan provokatif.

Surabaya – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) langsung bergerak sigap pasca kerusuhan aksi massa beberapa daerah di Jatim, khususnya Kota Surabaya.

Terbaru, Polda Jatim menangkap 89 orang yang diduga terlibat dalam pembakaran Gedung Negara Grahadi dan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tegalsari.

“Betul, polisi telah menangkap 89 pelaku pembakaran gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari,” tegas Kapolda Jatim, Irjen Polisi Nanang Avianto, Selasa (2/9/2025).

Sebanyak 89 orang tersebut masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut. “Saat ini masih kita kembangkan, nanti akan kita update terus,” imbuh Nanang.

Nanang mengingatkan, penangkapan puluhan orang ini menjadi peringatan agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi dalam momen penyampaian aspirasi.

“Agar dibuat pembelajaran, silahkan menyampaikan pendapat tapi dengan cara yang damai, cara yang elok cara yang santun bukan dengan cara yang provokatif,” pesan dia.

Nanang mengatakan, dirinya tidak melarang setiap orang melakukan penyampaian aspirasi tapi jangan sampai melakukan tindakan anarkis yang dapat fasilitas umum. Pihaknya juga berkomitmen melindungi masyarakat.

Dan bila ditemukan lagi tindakan anarkis, Kapolda telah mengarahkan jajaran untuk melakukan penindakan tegas dan terukur.

“Sudah kami perintahkan ke semua jajaran agar melakukan tindakan tegas dan terukur apabila ada yang melakukan tindakan anarkis. Mudah-mudahan tidak ada lagi terjadi hal-hal demikian,” urai dia.

Diberitakan Kompas, Polda Jatim menangkap 580 pelaku yang melakukan aksi perusakan dan penjarahan selama demonstrasi di 6 kota yang terjadi 3 hari belakangan.

Ratusan orang tersebut ditangkap oleh Polda Jatim bersama jajaran Polres dari Kota Surabaya, Malang Kota, Malang Kabupaten, Kediri Kota, Kediri Kabupaten, dan Kabupaten Sidoarjo.

Sebanyak 580 pelaku yang diamankan tersebut, 89 orang diproses hukum, 12 orang pemeriksaan, sementara 479 lainnya telah dipulangkan baik dari keluarga maupun Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya.

Diketahui, Gedung Negara Grahadi sisi Barat dan Mapolsek Tegalsari dibakar dan dijarah oleh kelompok tak dikenal (OTK) saat aksi massa aksi pada Sabtu (30/8/2025) malam hingga dini hari. (heddy)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...