x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Dishub Surabaya Buka Layanan Kartu Uang Elektronik di Taman Bungkul-Apsari

Avatar bukti.id

Nusantara

Program Parkir non-tunai

Surabaya – Parkir non-tunai rupanya bukan sebatas ‘kata kampanye’ bagi warga Surabaya. Namun mendekati realita di sejumlah titik lokasi parkir. Buktinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) gencar melakukan sosialisasi pembayaran parkir non tunai atau digital.

Salah satunya, berlangsung di Taman Bungkul dan Taman Apsari, Sabtu (14/3/2026) malam. Langkah ini diambil untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan fasilitas parkir digital di Kota Surabaya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo menyebut, sosialisasi kali ini pihaknya menggandeng sejumlah bank besar seperti Bank Jatim, BCA, BNI, BRI, dan Mandiri, untuk mempermudah proses transisi dari pembayaran tunai menjadi non tunai. Sebagai langkah awal, Dishub membuka gerai khusus (booth) kartu e-money atau uang elektronik di Taman Bungkul dan Taman Apsari.

“Di gerai ini, kami memfasilitasi warga yang belum memiliki kartu uang elektronik. Masyarakat bisa membeli kartu dengan harga Rp20 ribu yang sudah berisi saldo senilai Rp20 ribu. Jadi, kartunya seolah gratis untuk membantu warga menyukseskan digitalisasi parkir ini,” kata Trio kepada jurnalis, Sabtu (14/3/2026).

Trio berujar, dalam sosialisasi ini Dishub tidak hanya memberikan pelayanan kartu uang elektronik gratis, akan tetapi juga memasang rambu-rambu dan banner. Rambu dan banner itu, berguna sebagai petunjuk bahwa di titik tersebut sudah tersedia fasilitas parkir non tunai.

“Kami juga akan lengkapi dengan toa atau pengeras suara. Nanti anggota dari Ibu Jeane, selaku Kepala UPT Parkir akan keliling menginformasikan agar warga Surabaya menggunakan kartu uang elektronik atau e-toll dan QRIS. Nantinya kita juga akan tempatkan voucher parkir di titik-titik yang sudah dinyatakan digitalisasi parkir,” tandas dia.

Diungkapkan, penerapan pembayaran parkir non tunai ini dilakukan secara bertahap di titik parkir resmi Dishub Kota Surabaya. Nantinya, pembayaran non tunai ini akan diterapkan di 450 titik lokasi parkir dan akan terus bertambah hingga menjangkau seluruh wilayah Surabaya.

Dishub Surabaya, imbuh Trio, juga melakukan sistem jemput bola dengan membantu para juru parkir (jukir) untuk membuka rekening Bank Jatim. Hal ini dilakukan agar skema bagi hasil sebesar 60 persen untuk Pemkot dan 40 persen untuk jukir dapat langsung ditransfer ke rekening masing-masing secara transparan. Tidak hanya itu, Dishub juga memfasilitasi jukir alat Smart Parking Solution (SPS) yang digunakan untuk transaksi non-tunai.

“ATM ini wajib, karena prosedur bagi hasil langsung masuk ke rekening jukir. Kami ingin memastikan kesejahteraan mereka terjaga melalui sistem yang jelas,” pungkas Trio. (windie)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...