x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Menkeu Purbaya Bakal Tindak Tegas Oknum Penyusup Vendor Sistem Coretax

Avatar bukti.id

Ekonomi

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan akan menindak tegas oknum yang menggunakan kembali vendor sistem perpajakan Coretax yang sebelumnya telah diberhentikan.

Saat menjawab pertanyaan jurnalis di Istana Negara, Jakarta, Menkeu Purbaya menyampaikan setidaknya 9 juta Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dilaporkan lewat Coretax dan masih tersisa sekitar 7-8 juta yang belum melakukan pelaporan.

“Tiba-tiba di Coretax ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax-nya, padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal, ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita berhentikan karena lelet servisnya, dimasukin lagi diam-diam,” kata Purbaya, Jumat (27/3/2026).

Purbaya menegaskan bahwa saat ini pihak-pihak terkait tidak mengaku mengenai siapa yang memasukkan kembali vendor tersebut ke dalam sistem.

“Sekarang mereka tidak ngaku siapa yang masukin, nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, kita akan tindak,” tambah dia.

Purbaya secara khusus menyoroti aspek antarmuka atau interface yang seharusnya dibuat mudah bagi para pengguna sistem.

Namun, dalam implementasinya di lapangan, masih ditemukan sistem penggunaan yang dinilai rumit bagi wajib pajak.

“Rupanya dibuat agak rumit supaya di tengahnya ada aplikasi interface, ini ada yang jual ke perusahaan-perusahaan besar. Saya baru tahu,” ujar dia.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya memutuskan memperpanjang batas waktu pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) hingga tanggal 30 April 2026 dari semula 31 Maret 2026. Kebijakan perpanjangan tersebut secara resmi tertuang dalam pengumuman Direktorat Jenderal Pajak Nomor PENG-28/PJ.09/2026.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sendiri mencatat jumlah pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2025 telah mencapai 9.131.427 SPT hingga Kamis (26/3/2026). Dari total jumlah tersebut, sebanyak 8.874.904 wajib pajak dilaporkan telah menyelesaikan kewajiban lapor SPT Tahunan mereka.

Secara rinci, data aktivasi akun Coretax terdiri atas 15.677.209 wajib pajak orang pribadi serta 955.508 wajib pajak badan. Selain itu, tercatat pula 90.411 wajib pajak instansi pemerintah serta 226 wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang telah mengaktifkan akun tersebut. (aditya)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...