x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Ini Aturan yang Wajib Dilakukan bagi Ojek Online

Avatar bukti.id

Peristiwa

Jakarta, bukti – Jelang memasuki masa masa Tatanan Kehidupan Baru (TKB), sejumlah persiapan dilakukan oleh elemen pemerintahan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), misalnya. Kementerian ini kembali mengeluarkan regulasi transportasi darat. Di antaranya, ojek online/daring wajib melengkapi sekat untuk membatasi kontak langsung antara pengemudi dengan penumpang.

Melalui Surat Edaran (SE) 11/2020 dituliskan, bahwa khusus untuk Perusahaan Angkutan Umum diwajibkan untuk :

  1. Mensterilisasi sarana transportasi melalui penyemprotan disinfektan paling sedikit 1 kali sehari.
  2. Menjual tiket secara daring (online) atau transaksi non tunai.
  3. Menurunkan penumpang pada tempat yang telah ditentukan.
  4. Memastikan penumpang dan awak kendaraan bermotor umum dinyatakan sehat oleh instansi kesehatan atau dokter yang berwenang (Rapid Test).
  5. Memastikan awak kendaraan bermotor umum dilengkapi dengan masker, sarung tangan, jaket lengan panjang, hand sanitizer.
  6. Memastikan penumpang mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan masker.
  7. Memastikan penumpang dinyatakan sehat diperbolehkan masuk ke dalam kendaraan.
  8. Memastikan penerapan jaga jarak fisik.
  9. Menghimbau kepada penumpang untuk tidak berbicara selama perjalanan dengan kendaraan bermotor umum.

“Sementara untuk Penumpang Angkutan Umum diimbau untuk tidak melakukan perjalanan jika dalam kondisi tidak sehat, juga menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan mencuci tangan atau setidaknya pakai hand sanitizer. Dalam SE tersebut juga kami minta penumpang untuk menerapkan jaga jarak selama perjalanan dengan kendaraan bermotor umum,” tegas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, di Jakarta, Kamis (11/6/2020) petang.

Budi menyebut, untuk kendaraan bermotor perseorangan, bagi pengguna mobil dianjurkan untuk menyemprot disinfektan pada bagian luar dan interior kendaraan. Penumpang yang akan bepergian harus dalam kondisi sehat dan telah mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta tetap menerapkan jaga jarak fisik dan memakai masker.

“Jika mobil digunakan bersama dengan orang lain yang berasal dari zona merah dan oranye, maka maksimum kapasitasnya 50%. Sementara jika berasal dari zona kuning dan hijau, maksimal kapasitasnya 75%. Kapasitas 100% diizinkan bila mobil akan digunakan berasal dari rumah yang sama,” ujar dia.

Dipaparkan, bagi pengguna sepeda motor pribadi, harus melakukan penyemprotan disinfektan di sepeda motor dan mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun. Sepeda motor dapat membawa penumpang bila berasal dari rumah yang sama, namun sepeda motor hanya dapat digunakan untuk 1 orang, dan tidak boleh membawa penumpang dari luar rumah, jika untuk di zona merah dan zona oranye. Jika untuk zona kuning dan zona hijau maka sepeda motor dapat membawa penumpang yang berasal dari rumah yang berbeda.

Khusus untuk ojek online – dalam SE 11/2020 disebut sebagai Sepeda Motor Dengan Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi – diimbau bagi Perusahaan Aplikasi agar menyediakan pos kesehatan di beberapa tempat dengan menyediakan disinfektan, hand sanitizer, dan pengukur suhu.

"Dalam aturan ini juga kami minta Perusahaan Aplikasi untuk menyediakan penyekat antara penumpang dan pengemudi serta menyediakan tutup kepala (haircap) jika helm dari pengemudi. Meskipun demikian, penumpang disarankan membawa helm sendiri serta tetap melaksanakan protokol kesehatan lainnya. Untuk pengemudi harus menggunakan masker, sarung tangan, jaket lengan panjang, dan hand sanitizer,” papar dia.

Budi menjabarkan, untuk Pengujian Kendaraan Bermotor, Pemeriksaan Fisik Rancang Bangun Kendaraan Bermotor, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), Terminal, dan Fasilitas Pendukung dan Integrasi Moda secara umum petugas wajib menerapkan physical distancing serta menyediakan peralatan kesehatan seperti thermal gun yang digunakan untuk mengecek suhu tubuh petugas maupun pengunjung serta menjaga kebersihan hand sanitizer atau sabun cuci tangan.

"Untuk menjamin kesehatan di prasarana. Misalnya, untuk petugas, kami minta selain menggunakan masker, face shield dan sarung tangan, juga harus dikenakan bila berhubungan langsung dengan masyarakat. Untuk di terminal bus pun, pembelian tiket dianjurkan secara online," imbau Budi. (nug)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Kamis, 10 Sep 2026 16:35 WIB | Peristiwa

Dampak Kekeringan di Malang. PTPN I Regional 5 Salurkan Air Bersih

PTPN I Regional 5 salurkan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Malang. ...
Rabu, 09 Sep 2026 08:02 WIB | Peristiwa

Peneliti Rekonstruksi Sejarah Erupsi Gunung Api Berdasar Karakterisasi Endapan Material Vulkanik

Rekonstruksi sejarah erupsi gunung api bisa berdasar pada karakteristik material vulkanik. ...
Rabu, 09 Sep 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Lima Jurnalis Hilang Kontak

Lima jurnalis hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau, FPI bantu pencarian. ...
Senin, 07 Sep 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Sekolah Kader GMNI Surabaya. Tri Prakoso: Literasi, Pondasi Membaca Realitas yang Terjadi

Rendahnya literasi, melemahkan kemampuan analisis, paparan penting pada Sekolah Kader GMNI Surabaya. ...
Senin, 07 Sep 2026 05:31 WIB | Peristiwa

Hari Aksara Internasional. Tanamkan Aksara Jawa Sebagai Warisan Budaya Bagi Generasi Muda

Lomba Menulis Aksara Jawa warnai Hari Aksara Internasional di Surabaya. ...
Minggu, 06 Sep 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Ricuh. Konferda DPD GMNI Jatim di Nganjuk

Konferda DPD GMNI Jatim ricuh. Diduga dipicu intervensi parpol dan sokongan dana. ...