x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pemkot Surabaya Belum Izinkan RHU Dibuka

Avatar bukti.id

Pemerintahan

S urabaya, Bukti– Tak ingin mengambil resiko di masa transisi tatanan baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tak mengeluarkan izin beroperasi ke tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU). Walau sebenarnya di Kota Pahlawan ini sudah ada Perwali 28 tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada kondisi pandemi Covid-19.

Hal ini sudah diantisipasi tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Tim itu sudah berkirim surat ke Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Kepala Satpol PP. Surat itu terkait permohonan penutupan tempat RHU.

Disampaikan Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya yang juga Kepala BPB dan Linmas Surabaya Irvan Widyanto, bahwa pihaknya telah merekomendasi tak mengizinkan pembukaan RHU serta penghentiannya. “Semua ini demi keselamatan bersama,” kata Irvan.

Menurut Irvan, RHU ini termasuk dalam kegiatan khusus, sehingga membutuhkan pedoman pelaksanaan Perwali. Hingga saat ini, pedoman pelaksanaan Perwali itu masih terus dikaji dengan melibatkan akademisi dan pakar kesehatan masyarakat. “Makanya, selama pedoman ini belum ada, kami selaku Gugus Tugas di Surabaya meminta tempat RHU ini tidak dibuka dulu,” katanya.

Demi terlaksananya protokol kesehatan, Irvan menegaskan, jika di lapangan menemukan RHU beroperasi, maka akan dihentikan paksa oleh Satpol PP Surabaya. Bahkan sanksi terberat dari pelanggaran itu adalah pencabutan izin operasionalnya. “Mulai malam ini, Satpol PP diminta untuk melakukan operasi ke tempat-tempat RHU itu,” tandas Irvan.

Tempat RHU yang dimaksud adalah tempat karaoke, diskotik, bar, spa, panti pijat atau refleksi, tempat kebugaran dan juga tempat bilyard. Di samping itu, bioskop juga diminta untuk tidak buka dulu sembari menunggu pedoman pelaksanaan lebih lanjut.

Tim Gugus Tugas juga mendapat rekomendasi dari Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), khusus untuk kolam renang dipastikan tidak boleh beroperasi dulu. Oleh karena itu, ia meminta kepada pengelola hotel yang ada kolam renangnya dan juga Water Park untuk tidak memfungsikan dulu kolam renangnya. (aries)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...