Proyek Bendungan Bagong Dikebut, Gus Ipin Temui Warga Terdampak
Trenggalek, bukti - Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin menemui masyarakat terdampak proyek rencana pembangunan bendungan Bagong. Pertemuan yang dilakukan untuk berdiskusi langsung dalam memecahkan masalah yang ada.
Menurut Gus Ipin, sapaan akrab bupati, pertemuan itu dilakukan karena pihaknya ingin mencari solusi atas keluh kesah masyarakat. Tujuannya agar proyek yang tepatnya di Desa Sumurup Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur bisa terus dikebut.
"Intinya sebagian masyarakat ingin kejelasan tahapan saat ini, yakni tentang pembebasan lahan. Bahkan sudah ada beberapa lahan yang diumumkan," ungkap Gus Ipin.
Saat ini proses sudah berjalan. Bahkan pengukuran lahan sudah dilakukan serta beberapa bidang lahan juga sudah diumumkan. Setelah itu diharapkan ada koreksi dari masyarakat sebelum berlanjut ke langkah apraisal.
Lahan yang berbatasan dengan lahan perhutani sudah dipaparkan dalam site plan, berikut rancangan relokasi warga terdampak. Saat ini juga ada usulan untuk penyediaan lahan pengganti.
Kabarnya, mekanisme yang ditawarkan masyarakat adalah masyarakat harus dapat uang serta lahan pengganti. Sedangkan untuk lahan pengganti akan ditukarkan lahan di Trenggalek untuk dijadikan lahan pemukiman baru. Sementara adanya usulan lahan pengganti lainnya, Pemkab akan membantu memfasilitasi warga untuk diantarkan ke lahan pengganti di dua opsi lokasi yakni di Pacitan dan Wonogiri yang juga akan disurvey oleh tim.
"Untuk Fasum dan Fasos akan dilakukan komunikasi bersama BBWS Brantas. Karena yang paling penting masyarakat sudah mengerti site plan pembangunan," jelasnya. (aries)
Editor : W Aries