x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pasar Trenggalek Berangsur Normal

Avatar bukti.id

Ekonomi

Trenggalek, bukti - Meski secara keseluruhan Jawa Timur belum bisa dikatakan zona hijau, namun sebagian daerah sudah mendekati normal.
Ternggalek, salah satunya. Aktivitas ekonomi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berangsur normal lagi setelah mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19.

Hal ini terlihat saat Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin beserta jajaran Forkopimda meninjau Pasar Kampak dan pasar hewan di wilayah Kecamatan Kampak, Sabtu.

Aktivitas transaksi perdagangan berlangsung cukup ramai. Kendati belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, mayoritas pedagang dan pembeli sudah mengenakan masker.

Di pintu masuk pasar juga disediakan tandon besar yang dilengkapi kran untuk cuci tangan.

"Kami berharap masyarakat semakin sadar dan memiliki kemauan kuat untuk saling membahu menjaga kesehatan demi memasuki masa transisi menuju normal baru," kata Arifin saat berdialog dengan pedagang.

Di pasar tradisional maupun pasar hewan di Kecamatan Kampak, baik pedagang maupun pembeli diharuskan menjalani tes cepat COVID-19.

Nur Arifin mengatakan, tes cepat itu sengaja dilakukan untuk mendeteksi acak ada tidaknya yang reaktif bahkan berpotensi positif COVID-19 di tengah warganya.

"Jadi kami ingin melihat situasi di pasar sekaligus mencoba mengukur risiko penyebaran virus di pasar. Kami lakukan tes cepat secara masif, sekaligus melakukan sosialisasi dan juga patrol penegakan disiplin untuk memakai masker, jaga jarak, kemudian memperhatikan protokol kesehatan seperti cuci tangan pakai sabun," tuturnya.

Kondisi di Pasar Kampak sendiri disebutnya sudah mulai berjalan normal.Sementara di pasar hewan, menurut Bupati, masih perlu ada pengaturan lebih lanjut.

"Kalau pasar-pasar yang sudah ada lapak memang transaksi pedagang di belakang barang dagangannya, terus kemudian pembeli dari depan itu sudah bisa terjadi penjagaan jarak, tetapi untuk yang pasar hewan ini rasanya kami perlu SOP lebih lanjut," kata Bupati Nur Arifin.

"Ke depannya kami terus akan pantau. Evaluasi penerapan normal baru ini. Kalau dulu kami melakukan restriksi ketat sekarang kami menerapkan disiplin ketat. Sebab kita berharap sesuai arahan Pak Presiden, bahwa kasus COVID berikut penyebarannya tetap diatasi, tetapi di sisi lain masyarakat harus tetap produktif selama masa pandemi ini," jelasnya. (rhm)

Editor : Rahma

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...