x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Nusantara Berkurban, Program NU Care-LAZISNU Bantu Warga Miskin

Avatar bukti.id

Ekonomi

Surabaya, bukti.id - Ditengah pandemi yang menghimpit hampir semua kalangan masyarakat tak terkecuali mereka di kelas sosial bawah yang paling terdampak. Peduli dengan kondisi ini, NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama) Jawa Timur membuat program Nusantara Berkurban dengan mengajak warga miskin untuk memberikan aktivitas menyiapkan hewan kurban untuk menyambut Hari Raya Idul Adha mendatang.

Diwawancarai secara terpisah, Ketua NU Care-LAZISNU Jawa Timur, Afif Amrullah menjelaskan konsep dari program ini dengan mendirikan rumah ternak, yang nantinya ternak tersebut akan dirawat hingga dijual dengan akad yang disepakati.
"Agar program ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar, kami mendirikan rumah ternak di Dusun Sono, Desa Candinegoro Wonoayu Sidoarjo,” kata Afif Amrullah, Ketua NU Care-LAZISNU Jatim.
Dengan adanya rumah ternak ini masyarakat bisa menerima manfaat di tengah masa sulit seperti ini.
Seperti Yahya yang terdampak Covid-19, karena tidak ada proses belajar mengajar di sekolah akhirnya laki-laki yang sehari-hari sebagai satpam sebuah sekolah ini tidak lagi bekerja. “Dengan hadirnya rumah ternak ini sangat memberi manfaat kepada masyarakat sekitar,” terang Afif.
Selain itu, bagi pihak yang sudah berkurban nantinya akan mendapatkan jaminan syar’i, karena perawatan dan penyembelihannya sesuai dengan standart syar’i. “Ada sekitar 80 kambing yang berasal dari Jombang, Gresik, dan Probolinggo di Rumah Ternak yang di Sidoarjo ini,” terang Alumnus Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang ini.

Sebagai langkah awal, hewan ternak yang akan dirawat tidak terlalu besar, kemudian NU Care-LAZISNU Jawa Timur membudidayakan program penggemukan dengan memberi makanan yang bergizi, seperti rumput segar, ampas tahu atau kedelai dan lain sebagainya, sehingga di Hari Raya Idul Adha sudah siap dijadikan hewan kurban yang didistribusikan ke pelosok desa.

Hewan ternak terdiri dari jenis domba dan kambing jawa. Harganya pun terjangkau sebab ini murni program sosial bukan bisnis. Hasil penjualannya akan diberikan kepada masyarakat yang berhak.
“Hasil penjualan kambing ini akan dikembalikan kepada masyarakat seperti para dhuafa, beasiswa pendidikan untuk anak yang kurang mampu, santunan anak yatim, dan lain-lain,” terangnya.

Smeentara untuk harga domba/gibas sekitar 2 juta dengan berat 25-30 kg, sedangkan harga kambing jawa sekitar 3 juta dengan berat 25-30 kg dan harga sapi 17,5 juta dengan berat 220-300 kg. (rhm/red)

 

Editor : Rahma

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...