x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Ketua Komisi VIII Pastikan Dana Haji Aman

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Jakarta, bukti.id – Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah kompak menepis isu penyalahgunaan dana haji untuk pembangunan infrastruktur yang sempat merebak beberapa waktu. Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama memastikan dana haji dikelola dengan benar dan sesuai peruntukan.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto memastikan, tidak sepeser pun uang dari calon jamaah haji yang disalahgunakan untuk kepentingan lain. Ia mengeskan, penundaan pemberangkatan jamaah haji tahun 2020 ini semata karena ketentuan dari pemerintah Arab Saudi yang membatasi jumlah jamaah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami bersama Pak Menag (Fachrul Razi) dan Komisi VIII sepakat tidak ada satu rupiah pun dana haji disalahgunakan. Kepada seluruh calon jemaah haji yang belum berangkat tahun ini, Insya Allah bersabar, jangan galau, jangan risau," kata Yandri dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Politisi Partai Amanat Nasional ini memastikan, Komisi VIII mengupayakan calon jemaah haji yang tahun ini bisa berangkat pada 2021.

"Kita maklum tahun ini tidak bisa melaksanakan ibadah haji, karena ada pandemi ini. Tapi kami akan meramu, yang belum bisa berangkat tahun ini insya Allah akan berangkat tahun depan," kata Yandri.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan keputusan untuk berangkat tahun depan otomatis diberikan bagi seluruh jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus yang sudah melunasi biaya perjalanan haji.

Berdasarkan data 14 Juli 2020, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat total 1.280 jamaah atau 0,065 persen dari seluruh jamaah yang melunasi. Dalam satu pekan terakhir, ada 207 jamaah yang mengajukan setoran pelunasan. Sehingga totalnya menjadi 1.280 jamaah.

Selain soal dana haji, Yandri juga menyinggung pelaksanaan shalat Idul Adha 1441 Hijriah pada 31 Juli 2020. Ia mengimbau agar umat Islam tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19..

"Karena pandemi belum berakhir. Pandemi ini enggak pandang bulu, bisa menularkan siapa saja, baik yang beragama Islam atau non-Islam, pejabat," kata Yandri.

Kemenag telah menetapkan bahwa Hari Raya Iduladha jatuh pada Jumat 31 Juli 2020 atau bertepatan dengan 10 Zulhijah 1441 hijriah. (ara)

 

Editor : Tudji

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...