x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Influencer, Bisa Jadi Penyambung Kebijakan Pemerintah

Avatar bukti.id

Komisi DPR

Jakarta, bukti.id - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Farah Puteri Nahlia menilai influencer bukan opsi utama penyambung antara kebijakan pemerintah dan masyarakat. Farah menuturkan yang terpenting adalah kerja sama pemerintah dan lembaga-lembaga terkait dalam mensosialisasikan kebijakan.

“Tentu nggak sebagai opsi utama ya, bisa sebagai opsi ke sekian. Tapi ya why not (kenapa tidak), yang terpenting ya harus dari pemerintah bersama dinas terkait bersama DPR untuk bisa sosialisasi ke masyarakat,” kata Farah di Gedung MPR/DPR RI, Selasa (1/9/2020).

Soal melibatkan influencer, Farah berpendapat hal tersebut boleh saja dilakukan. Namun Farah menyarankan latar belakang influencer itu harus jelas positif, dan memang memiliki banyak pendukung atau penggemar.

“Selama influencer-nya punya influence yg besar dan bisa membantu ya why not? Ya kembali lagi harus dipastikan influencer ini background-nya positif pendukungnya banyak dan memang harus rajin diskusi ke pemerintah,” tutur dia.

Politikus muda ini meminta agar pemerintah dan influencer memiliki hubungan dua arah. Menurutnya, influencer juga harus banyak melakukan diskusi apabila mau melakukan sosialisasi terkait kebijakan masyarakat.

“Jadi jangan hanya sekadar pemerintah kasih tahu influencer untuk memberi tahu sesuatu, tapi juga influencer ini harus banyak diskusi ya biar dia terbuka pikirannya dan bisa mengedukasi masyarakat di sekitarnya,” ucap Farah.

Farah sendiri menilai influencer diperlukan guna melakukan sosialisasi ke generasi muda. Sebab, menurutnya anak muda saat ini lebih menghabiskan waktu dengan membuka media sosial.

“Kalau menurut aku pribadi, influencer itu mungkin didengar lebih ke anak muda. Sekarang anak muda banyak yang nggak baca berita. Mereka nggak mau tahu tentang berita, mereka lebih sering buka sosmed, laman-laman influencer favorit mereka, sehingga akan lebih mudah untuk di saring atau didapet info-info terbaru yang mereka memang nggak baca di berita,” jelasnya.

Diketahui Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, menilai para aktor digital, salah satunya influencer, merupakan bagian penting dalam perkembangan informasi dan demokrasi digital. Menurut Fadjroel, dalam konteks pemerintahan demokrasi, para influencer dibutuhkan sebagai jembatan untuk mengkomunikasikan kebijakan kepada masyarakat. (war/bbs)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...