'Main-main' pengurusan sertifikasi K3
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, ditangkap di Jakarta, Rabu (19/08/2025) malam.
Ebenezer ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Terdapat 10 orang lain yang ditangkap bersama Ebenezer.
Baca juga: KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan
Ebenezer diduga melakukan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebuah perusahaan.
“Ditangkap di Jakarta,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyoudi kepada jurnalis, Kamis (20/08/2025) siang, membenarkan penangkapan Ebenezer.
Terpisah, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto menjelaskan, Ebenezer ditangkap terkait dugaan pemerasan terhadap sebuah perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3.
Sertifikasi K3 adalah proses pemberian pengakuan formal atas kompetensi seseorang dalam bidang K3, yang biasanya diberikan melalui pelatihan dan ujian.
Fitroh menyebutkan KPK menyita sejumlah uang, puluhan mobil, dan motor merek Ducati dalam OTT yang menjerat Ebenezer.
“Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil, dan ada motor Ducati,” tandas dia.
Baca juga: Menguak Kasus Bea Cukai. KPK Periksa Lebih dari 20 Forwarder
Fitroh juga mengatakan, KPK telah melakukan penyegelan di salah satu ruangan di Kementerian Ketenagakerjaan usai OTT tersebut.
Fitroh menegaskan hingga kini Ebenezer sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyampaikan jika Presiden Prabowo Subianto telah mendapat informasi terkait penangkapan Ebenezer dan mempersilakan agar “diproses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya”.
“Dan apabila nanti terbukti, maka akan secepatnya dilakukan pergantian,” ujar Prasetyo Hadi saat konferensi pers, Kamis (21/08/2025) siang.
Baca juga: Praktik Mahar Politik Dipicu Kaderisasi Parpol yang Lemah. Ini Arahan KPK
Seperti diketahui, Immanuel Ebenezer, anggota partai Presiden Prabowo Subianto, Gerindra, menjadi anggota kabinet Prabowo pertama yang ditangkap karena kasus korupsi.
Prasetyo Hadi menyayangkan penangkapan Ebenezer oleh KPK, seraya menegaskan bawa Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan anggota Kabinet Merah Putih untuk “bekerja keras untuk memberantas tindak pidana korupsi”.
“Berkali-kali beliau sudah sampaikan kepada anggota kabinet untuk terus menjaga semangat pemberantasan korupsi dalam melaksanakan tugas-tugas kesehariannya, selain dalam hal menyampaikan statemen-statemen yang tidak membuat gaduh di masyarakat,” tandas dia di depan sejumlah jurnalis.
Kementerian Ketenagakerjaan sejauh ini juga belum memberikan keterangan resmi. (hari-aditya)
Editor : heddyawan