x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Ancaman Muktamar Luar Biasa. Targetnya, Gantikan Cak Imin

Avatar bukti.id

Kabar Partai

Jakarta, bukti.id – Mendung bergelayut di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Disinyalir, sejumlah kader di daerah berencana menggelar forum Muktamar Luar Biasa (MLB). Tujuannya, mengganti pucuk pimpinan partai, Muhaimin Iskandar atau yang populis disapa Cak Imin.

Kader dan mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Jeneponto, Sulawesi Selatan, Andi Mappatunru menyebut alasan pengurus daerah ingin menggelar MLB, karena disinyalir Cak Imin melakukan banyak pelanggaran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART) PKB.

“Karena kenapa? Teman-teman di DPW maupun di DPC pada musyawarah wilayah maupun cabang secara serentak 2020 kemarin menurut teman-teman banyak AD/ART dilanggar,” kata Andi kepada jurnalis, belum lama ini.

DPP PKB, lanjut Andi, belakangan ini secara serampangan menunjuk ketua dan para pengurus DPW hingga DPC. Padahal, sesuai AD/ART PKB seharusnya melakukan penjaringan nama pengurus DPC melalui DPW.

“Tapi kemarin di pemilihan wilayah nggak terjadi seperti itu. Ujug-ujug, muncul SK ketua DPW. Lalu pemilihan ketua DPC juga. Sehingga teman-teman anggap musyawarah wilayah dan cabang serentak 2020 kemarin enggak sesuai AD/ART,” cetus dia.

Andi menambahkan, mekanisme penjaringan Ketua DPW dan DPC dalam AD/ART, harus diusulkan minimal lima orang calon kepada DPP. Tapi, Andi mengklaim para Ketum DPW dan DPC PKB dipilih belakangan ini berdasarkan kedekatan dengan Cak Imin.

Andi mencontohkan dirinya juga dicopot dari jabatan sebagai Ketua DPC PKB Jeneponto. Ia mengaku tak tahu penyebab dirinya dicopot dari jabatan tersebut. Padahal, Surat Keputusan (SK) yang diterimanya masih berlaku hingga 2022.

Bahkan, Andi mengklaim seluruh Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB di 11 Kecamatan di Jeneponto juga diberhentikan tanpa ada alasan yang jelas.

Ia mengaku berencana melakukan perlawanan atas pencopotan tersebut ke mahkamah partai. Namun, niatan melapor ke mahkamah partai dia urungkan, dan mendukung langkah upaya digelarnya MLB.

“Karena teman-teman ternyata sudah mencium adanya gerakan muktamar luar biasa, makanya kami dukung itu. Seluruh DPC-DPAC di Jeneponto seluruhnya mendukung. Sementara, kami mimpin PKB 10 tahun. Saya dihilangkan sebagai pengurus,” ujar dia.

Melihat hal itu, Andi menilai kondisi PKB saat ini tak sesuai dengan cita-cita dan pendiri PKB terdahulu. Salah satunya, kata dia, tak dibuka ruang demokrasi untuk memilih calon ketua umum di tingkat kepengurusan daerah-daerah.

“Ini nggak demokrasi, tapi sangat-sangat kedekatan dengan ketua wilayah dengan ketua DPP. Sangat dimungkinkan ada permainan money politics. Karena yang memilih DPW dan DPC yakni pemimpin DPP, yakni Muhaimin. Siapa yang dekat itu yang ditetapkan,” seru dia.

Tidak sekedar bicara mendukung MLB, Andi mengklaim sekitar 10 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 113 DPC PKB sudah konsolidasi untuk mendukung MLB PKB tersebut.

Namun, Andi enggan menyebutkan DPW dan DPC mana saja yang merencanakan MLB.

“Itu rahasia. Rahasia. Nanti. Nantilah kami rilis secara tertulis setelah semua rampung. Sekarang juga kami sudah komunikasi dengan petinggi-petinggi partai PKB yang ada di DPP. Mereka wait and see aja,” tepis di.

Rupanya Andi tidak sendiri. Kader yang juga mantan Ketua DPC PKB Karawang, Ahmad Zamakhsari alias Jimmy mengaku, mengetahui rencana MLB. Meskipun mantan wakil bupati Karawang itu, enggan membeberkan lebih lanjut mengenai rencana MLB.

“Ya, arahnya ke sana [muktamar], iya,” kata Jimmy.

Pada bagian lain, Ketua DPP PKB, Faisol Reza mengatakan polemik ancaman MLB PKB Jawa Barat oleh kadernya, Ahmad Zamakhsyari alias Jimmy sudah selesai.

Menurutnya, masalah tersebut telah dirampungkan oleh DPW PKB Jawa Barat.

“Sudah diselesaikan. Itu urusan internal di Jawa Barat, saya kira sudah selesai oleh teman-teman DPC maupun DPW,” kata Faisol di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021) lalu.

Ancaman Jimmy untuk menggelar MLB PKB di Jawa Barat, menurut dia, merupakan emosi sesaat saja. Faisol menyatakan, Jimmy tak akan melanjutkan ancamannya itu. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...