x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Menyoal Sertifikat Vaksin Covid Jadi Syarat Terbang

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Jakarta, bukti.id – Belakangan, beredar kabar jika sertifikat vaksin covid-19 digunakan sebagai syarat perjalanan saat ini, khususnya penumpang pesawat udara. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun secara tegas membantahnya.

Bahkan, melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, menegaskan jika pihaknya belum pernah membahas kemungkinan tersebut.

“Kami belum pernah ada membahas hal tersebut (sertifikat vaksin sebagai syarat penerbangan),” tepis Novie lewat pesan singkat, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (29/6/2021).

Di bagian lain, Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, menyatakan bahwa Kemenhub dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tengah meninjau ketentuan perjalanan orang selama pandemi yang saat ini tertuang dalam SE Nomor 12 Tahun 2021.

Namun, untuk penggunaan sertifikat vaksinasi sebagai syarat perjalanan belum dibahas.

“Masih belum (sertifikat menjadi syarat terbang). Saat ini Satgas bersama Kemenhub sedang melakukan review terhadap ketentuan yang ada (SE Satgas Nomor 12). Ditunggu saja dulu ya hasilnya,” ujar Adita.

Sementara, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, turut membantah dan menegaskan tanda vaksinasi belum akan digunakan sebagai surat izin perjalanan.

Di sisi lain, PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II selaku operator perjalanan udara, pelit mengomentari sas-sus tersebut.

”Untuk ini mungkin boleh dikonfirmasi ke regulator ataupun Gugus Tugas ya,” elak VP of Corpate Communication AP II, Yado Yarismano, kepada jurnalis.

Awalnya, wacana penggunaan sertifikat vaksin sebagai syarat aktivitas publik diungkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Pernyataan disampaikan pada Rapat Kerja Komisi IX DPR RI pada Januari lalu.

Namun, rencana belum rampung. Pada Maret lalu, Menkes Budi mengaku masih merumuskan kebijakan terkait rencana tersebut.

Budi menyebut baru akan menerapkan kebijakan saat jumlah warga yang mengikuti vaksinasi covid-19 sudah cukup banyak. Namun, tak jelas berapa besar jumlah penerima vaksin yang dimaksudnya sebagai cukup banyak.

“Nanti begitu jumlahnya sudah cukup banyak, kita sekarang sudah mulai mempersiapkan protokol kesehatan baru untuk masing-masing aktivitas ini, gunanya nanti akan ke sana,” tutur Budi saat konpers terkait perpanjangan PPKM Mikro, yang disiarkan melalui kanal YouTube Perekonomian RI, Jumat (19/3/2021) silam. (hed)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...