x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pejabat, Dengar yaa... Jangan Pernah Ciak Dana Covid-19

Avatar bukti.id

Hukum

Jakarta, bukti.id – PPKM Darurat Jawa-Bali sudah diberlakukan. Potensi penyelewengan dana untuk program ini sangat rentan. Jajaran Kejaksaan bakal bersikap keras bagi siapa saja, khususnya pejabat, yang ‘bermain-main’ dengan dana Covid-19 saat PPKM Darurat.

Kejaksaan Agung bakal menindak tegas seluruh pejabat dari tingkat Kementerian/Lembaga hingga Kepala Daerah, jika ada mengambil keuntungan atau mencoba menyelewengkan dana penanggulangan Covid-19, saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Jaksa Agung, ST Burhanudin perintahkan kepada seluruh jajarannya, mulai dari tingkat pusat hingga kejaksaan tinggi (Kejati) dan kejaksaan negeri (Kejari), melakukan pendampingan terkait penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan bantuan sosial (bansos) Covid-19.

“Jangan ragu. Lakukan upaya represif tindak siapa saja pihak Kementerian/Lembaga hingga Kepala Daerah bila ada yang bertujuan mengambil kesempatan dan keuntungan tidak sah bagi pribadinya sendiri di tengah kondisi yang seperti ini,” tegas Burhanuddin, dalam keterangan resminya, Senin (5/7/2021).

Sejauh ini, ujar Burhanuddin, tim penyidik masih menemukan adanya indikasi tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan alat kesehatan covid-19, dana bansos dan APBD oleh oknum tertentu. Makanya, Burhanuddin meminta, seluruh jajaran kejaksaan untuk bekerja maksimal untuk memberikan efek jera.

Jaksa Agung juga menginstruksikan jajarannya untuk memastikan distribusi barang terkait penanggulangan pandemi Covid-19 bisa berjalan lancar. Burhanuddin meminta, minta tegas seluruh oknum yang berpotensi menghambat atau menggagalkan pengadaan dan distribusi barang tersebut.

“Ini sebagai warning sehingga tidak ada pelaku-pelaku lain yang bermunculan,” tegas Burhanuddin.

Selain itu, Burhanuddin juga meminta jajarannya untuk membantu TNI-Polri dan Pemerintah Daerah untuk menindak tegas seluruh pelanggar kebijakan PPKM Darurat saat melakukan operasi yustisi bersama.

Berdasarkan surat yang diterbitkan oleh Jaksa Agung, para pelanggar PPKM Darurat bisa dijerat dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Selain itu, pelanggar juga dapat dijerat dengan pasal Pasal 212 dan 216 KUHP.

Burhanudin menyebut, sanksi tegas itu diberikan guna memberikan efek jera kepada masyarakat untuk mematuhi seluruh aturan yang dibuat pemerintah dalam penanggulangan wabah virus corona.

“Tindak tegas tanpa pandang bulu. Sanksi itu dijatuhkan untuk memberikan efek jera baik kepada pelaku maupun anggota masyarakat lainnya,” pungkas Burhanuddin. (hed)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 21:18 WIB | Ekonomi

BRI HR Muhammad Surabaya Kenalkan BRImo dan Aset Lelang di Reuni Alumni UB

SURABAYA - BRI Branch Office (BO) HR Muhammad Surabaya memanfaatkan Reuni Alumni Universitas Brawijaya (UB) di Malang pada 24–25 Oktober 2026 untuk memperluas p ...
Sabtu, 24 Okt 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Sinergi Pemprov dan Pedagang Kaki Lima Didorong Berlanjutan

APKLI Jatim bakal gelar pelantikan DPW dan pengukuhan 38 DPD se-Jatim. ...
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...