x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

DPR RI Beri Apresiasi ke KSAD Jendral Andika

Avatar bukti.id

Komisi DPR

Jakarta, bukti.id – Tindakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengungkap adanya penyalahgunaan anggaran pendidikan di TNI AD, sontak direspon positif anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin.

Hasanuddin mengapresiasi langkah KSAD Jendral Andika, dan menyebut jika hal tersebut menunjukkan pengawasan anggaran di internal TNI AD berjalan dengan baik.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kasad yang secara terbuka mengungkap adanya penyelewangan anggaran pendidikan di jajaran TNI AD. Ini artinya pengawasan khususnya pengawasan anggaran di intern TNI AD berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata Hasanuddin, kepada jurnalis, Jumat (6/8/2021).

Hasanuddin sekaligus mendukung tindakan KSAD Jendral Andika yang meminta para pelaku segera mengembalikan uang negara yang dipakai. Bahkan, memberi sanksi seperti mutasi dan sanksi administrasi lainnya.

“Saya berharap tindakan ini patut dicontoh oleh satuan-satuan lain di lingkungan TNI,” ujar Hasanuddin.

Politisi PDI Perjuangan ini berujar, selama ini terkait persoalan anggaran di TNI tidak diungkap ke publik. Namun kali ini, imbuh dia, KSAD Jendral Andika membeberkan secara gamblang dan terang benderang, sehingga menjadi sebuah awal dari transparansi penggunaan anggaran.

“Salut, Kasad sudah membuka tradisi baru yang baik,” pungkas Hasanuddin.

Untuk diketahui, dalam video yang diunggah YouTube TNI AD, KSAD Jenderal Andika Perkasa mengungkap adanya penyalahgunaan anggaran pendidikan di TNI AD. Disebut terdapat kejanggalan anggaran di Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) Gelombang II TA 2020.

Dalam video berjudul ‘Rapat Staf Kasad Terkait Laporan Tim Pengawasan dan Evaluasi tentang Penyalahgunaan Anggaran’, terekam rapat internal TNI AD dipimpin Jenderal Andika.

Ditulis dalam keterangan video, penyalahgunaan anggaran ini merupakan temuan dari Tim Wasev kepada KSAD. Tahun anggaran yang dimaksud yakni tahun anggaran 2020.

Disebutkan dalam video itu, kejanggalan penyalahgunaan anggaran berupa pemotongan gaji siswa, pemotongan anggaran makan, penambahan anggaran yang sengaja diadakan untuk kepentingan personal dan lain sebagainya.

Jenderal Andika meminta agar semua uang yang disalahgunakan dikembalikan. Pengembalian dilakukan secara transfer bank. Tidak disebut berapa anggaran yang disalahgunakan.

KSAD menegaskan, setiap anggota TNI AD yang terlibat dalam kasus ini akan ditindak. Jendral Andika menyampaikan kasus ini berada di ranah aturan militer.

“Saya anggap tahu komandan. Makanya warning ini harus disampaikan, Hukum bukan pidana, disiplin militer minimal teguran. Teguran itu ada konsekuensi administrasi juga. Kalau mereka tidak mau mengembalikan, baru pidana. Supaya mereka tahu. Kalau dikembalikan saja, akan berulah lagi,” tegas KSAD Jendral Andika. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...