Connect with us

Diresmikan Gubernur Khofifah

Green Toilet dan Tempat Wudlu Baru di Masjid Al-Akbar Surabaya


Surabaya, bukti.id – Ada yang baru di kompleks Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS). Yakni, kubah dan green toilet serta tempat wudlu.

Ke-tiga bangunan tersebut diresmikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kamis (10/11/2021), ditandai penandatanganan prasasti didampingi Dr KH Ridwan Nasir Imam Besar, M Roziqi Ketua Baznas Jatim, dan MAS H M Sudjak Ketua Badan Pengelola, serta KH. Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jatim.

Peresmian Green Toilet dan tempat wudlu merupakan pengembangan Green Toilet zona 1 yang juga telah diresmikan oleh Khofifah pada 2020 lalu. Saat ini, Khofifah meresmikan Green Toilet zona 2, 3 dan 4.

Sehingga, dari total 4 zona Green Toilet yang terdapat di MAS, memiliki jumlah kran wudhu sebanyak 539 kran, kamar mandi sebanyak 35 ruang, WC sebanyak 41 unit, Urinoir sebanyak 43 unit, Wastafel 21 unit dengan sistem pro environment.

Pembangunan Green Toilet dan tempat wudlu sendiri diinisiasi Khofifah yang menginginkan toilet di dalam Masjid harus indah, baik dan bersih. Tujuannya, agar umat yang beribadah menjadi lebih nyaman dan tenang.

Ketua Muslimat NU ini juga menyampaikan, ide adanya Green Toilet di MAS ini, merupakan pengalamannya saat mengunjungi Masjid di Bandar Sri Begawan-Brunei Darussalam. Di masjid itu, ada ornamen indah di dalam dan di luar masjid, termasuk di area toiletnya.

“Paling tidak di bawah (Green Toilet) sudah cukup indah dan bersih serta bisa menjadi bagian referensi bagaimana format masjid dengan suasana indah dan di-support toilet bersih dan indah sehingga menambah nyaman dan khusyu’-nya jemaah,” kata Gubernur Khofifah.

Sekedar diketahui, Green Toilet MAS berorientasi pro environment. Di dalamnya ada sistem pengolahan limbah air wudhu dan limbah toilet berupa IPAL.
Bisa digunakan untuk menyiram tanaman dan untuk kolam ikan. Sehingga, limbah toilet tersebut pun tidak berbau dan masjid menjadi semakin bersih.

Selain itu, air di Green Toilet ini juga menggunakan sistem gravitasi naik/turun. Sehingga air yang digunakan pun sehat. Sistem pencahayaannya telah menggunakan sistem pencahayaan alam dan LED (Light Emitting Diode).

Tidak hanya itu, Green Toilet MAS juga sudah disetting sedemikian rupa untuk menghadapi new normal di tengah pandemi Covid-19.

Sejumlah kran air wudhu juga diatur dengan jarak sekitar satu meter lebih. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan dan tetap melakukan physical distancing.

Gubernur Khofifah bilang, pembangunan toilet ini merupakan bentuk dari pembangunan berwawasan lingkungan. Pembangunan toilet ini adalah inisiatif luar biasa dari pengelola MAS.

Sebab, kata Gubernur Khofifah, limbah dari air wudhu tak terbuang begitu saja, melainkan bisa digunakan untuk kepentingan masjid yang lain.

“Saya berharap, sistem ini dapat diikuti oleh masjid-masjid lain di Jawa Timur. InsyaAllah ini manfaatnya akan terus mengaliri dan mengairi kehidupan di lingkungan sekitar Masjid Nasional Al Akbar. Dan tentu saja yang kita harapkan adalah masyarakat yang salat dan wudhu di sini akan merasa nyaman,” wejang Gubernur wanita pertama di Jawa Timur itu.

Selain meresmikan Green Toilet MAS, di kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga meninjau pasca renovasi kubah Masjid di MAS. Dimana renovasi kubah Masjid merupakan renovasi pertama sejak 1995.

Adapun renovasi kubah berukuran 54 x 54 meter tersebut membutuhkan waktu satu tahun. Dimana renovasi tersebut diantaranya penggantian space frame dan pengecatan Kubah dengan sistem Oven di atas suhu 100 derajat.

Serta lapisan enamel agar memastikan anti karat sehingga tidak terjadi kebocoran dan umat yang beribadah pun menjadi nyaman.

“Ibu Gubernur sangat berkeinginan bagaimana Masjid harus indah dan nyaman . Karena masjid tidak hanya untuk yang akan sholat, melainkan untuk kegiatan mengaji, berbudaya dan kegiatan amaliah,” ujar Ketua Badan Pengelola MAS, KH Sudjak, dan menambahkan jika pihaknya berterima kasih kepada Gubernur Khofifah terkait bantuan tersebut. (edd)

Click to comment

bukti.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Trending